Berita

Dunia

Ayah Mochine Fikri Tak Ingin Kematian Anaknya Memicu Kerusuhan

JUMAT, 04 NOVEMBER 2016 | 09:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ayah Mohcine Fikri tidak ingin kematian anaknya menjadi pemicu kerusuhan sosial terlebih di saat MAroko sedang bersiap-siap menjadi tuan rumah Pertemuan Para Pihak ke-22 Konvensi Perubahan Iklim PBB atau COP22 di Marrakesh, pekan depan.

Pernyataan ayah Mohcine Fikri itu disampaikan dalam interview dengan Hespress dan France 24, dan videonya tersebar luas melalui Youtube.

"Saya ingin menegaskan disini, bahwa saya tidak ingin kematian anak saya menjadi pemicu kerusuhan sipil, terutama ketika Maroko menjadi tuan rumah COP22 beberapa hari lagi. Terutama karena Maroko adalah kasus khusus di kawasan yang tidak stabil," ujarnya.


Menurutnya, gelombang demonstrasi yang terjadi di banyak tempat di Maroko menyusul kematian Mohcine Fikri adalah tindakan yang spontan.

"Anak saya mati di truk sampah dengan cara yang menyedihkan. Dia digiling di truk sampah," katanya lagi.

Ayah Mochine Fikri mengatakan, dia dan keluarga percaya dengan komite khusus yang dibentuk atas perintah Raja Muhammad VI untuk menyelidiki kejadian ini.

"Kami ingin agar siapapun yang terlibat ditahan dan bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Kami tidak ingin orang-orang yang tidak bersalah ditahan dalam hal ini," sambungnya.

"Kami mendapatkan jaminan dari otoritas tertinggi di Kerajaan ini bahwa investigasi berlangsung adil dan tidak berpihak," demikian dikatakannya lagi. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya