Berita

Zulkifli Hasan

DEMO 4 NOVEMBER

Ketua MPR: Demolah Dengan Tertib Dan Elegan

JUMAT, 04 NOVEMBER 2016 | 00:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pernyataan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal surah Al-Maidah ayat 51 menjadi kontroversi panas dan menjadi viral di media sosial, serta menjadi perdebatan panas di kalangan umat Islam Indonesia.

Efek domino dari permasalahan tersebut, ribuan umat Islam se Jabodetabek dan beberapa daerah berencana akan menggelar demo besar-besaran di beberapa tempat di Jakarta pada tanggal 4 November 2016 dengan agenda, menuntut Ahok dengan dugaan tuduhan penistaan agama.

Berbagai pro dan kontra kalangan dan elemen masyarakat di seluruh Indonesia bergema panas seiring semakin dekatnya hari pelaksanaan demo akbar.


Ketua MPR RI Zulkifli Hasan adalah salah satu yang sangat menaruh perhatian soal permasalahan yang sangat kental bermuaatan SARA tersebut.

Zulhas sapaan akrab Ketua MPR mengatakan, dalam menyikapi aksi demo besok, semua harus menyikapinya dengan sangat hati-hati.

Zulkifli mengatakan, demo atau unjuk rasa adalah hak setiap warga negara yang harus dihormati. Yang terpenting adalah, unjuk rasa dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, menghormati hak orang lain di sekitar tempat unjuk rasa, dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi kesantunan dan kesopanan serta menjauhi segala potensi dan riak-riak anarkisme. Segala potensi anarkis harus dihindari.

Aksi unjuk rasa, lanjut Zulhas, harus juga tetap mengedepankan rasa pesatuan dan kesatuan bangsa. Harus betul-betul menjaga keutuan NKRI. Hasil unjuk rasa adalah untuk semua dan untuk kepentingan serta kemaslahatan bersama.

"Sebagai Pimpinan MPR RI sebagai penjaga konstitusi, penjaga kebhinnekaan, pengawal persatuan dan NKRI, kami berharap masyarakat yang berdemo bisa menyampaikan pesan demo dengan jelas dan terang sehingga bisa diterima dengan baik dan pelaksanaan demo bisa berlangsung tertib, elegan dan damai sehingga tidak menganggu ketenteraman masyarakat," ujarnya.

Diutarakannya, rakyat juga harus menghargai segala upaya Presiden RI yang bersungguh-sungguh menyelesaikan masalah tersebut. Presiden RI Joko Widodo dalam upayanya tersebut, telah mengundang ormas-ormas Islam dan para alim ulama dan mengungkapkan bahwa kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, akan diproses sesuai hukum yang berlaku, Presiden bahkan menjamin proses hukum berjalan sesuai peraturan yang ada.

"Upaya Presiden ini patut kita semua hargai. Kapolri juga sudah megirimkan surat undangan kepada Ahok untuk dilakukan pemeriksanan pada hari Senin nanti. Jadi, biarlah proses hukum ini berjalan, kita beri kesempatan kepada Polri untuk melakukan tugasnya secara profesional, transparan, terbuka dan bisa diikuti oleh masyarakat sehingga demo besok pesan sampai, tertib, aman dan proses hukum juga berjalan. Kita semua berharap demo akan berakhir dengan damai. Demo pasti akan melibatkan massa besar, harus diwaspadai titik-titik potensi ada penyusupan atau ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkas Zulhas membeberkan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya