Berita

Samsu Umar Samiun/Net

Hukum

Orang Hebat, Empat Tahun Bupati Buton Baru Jadi Tersangka

JUMAT, 04 NOVEMBER 2016 | 00:24 WIB | LAPORAN:

. Anggota DPRD ulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Hasan Mbou mengaku heran lambatnya penetapan tersangka bagi Bupati Buton, Samsu Umar Samiun.

Hal tersebut diungkapkan Abdul seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi tersangka Samsu dalam kasus dugaan suap gugatan Pilkada Buton 2011 di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Kamis (3/11).

Menurutnya, kemenangan pasangan Samsu dan La Bakry merupakan hasil campur tangan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar. Sebab Majelis Hakim Konstitusi meminta Pilkada Buton 2011 dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebanyak dua kali.


Dari awal, sambung Abdul, pihaknya sudah melihat adanya kejanggalan dalam PSU kedua sebagaimana diputuskan oleh MK. Sebab dalam PSU awal, kubu pasangan calon SUS-La Bakry dinyatakan kalah. Namun, ketika PSU kedua, Samsu-Barkly menang dengan perolehan suara terbanyak.

"Dia (Samsu) tidak mungkin keluar duit, pengakuanya Umar Samiun kan begitu. Jadi Umar itu orang hebat. Coba kalau tidak hebat? Empat tahun dia baru ditetapkan jadi tersangka. Betul tidak?" cetus Abdul seusai diperiksa penyidik KPK.

Samsu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 19 Oktober 2016 lalu. Dia diduga memberi uang suap sebesar Rp 1 miliar kepada Akil Mochtar sebagai pemulusan perkara sengketa Pilkada di Kabupaten Buton, Sultra, pada tahun 2011 silam.

Samsu sendiri disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sebelum Samsu, KPK telah menetapkan Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri, sebagai tersangka. Dengan penetapan tersangka terhadap Samsu, saat ini tinggal satu pilkada yang disebut dalam dakwaan Akil terindikasi suap, yakni Pilkada Provinsi Jawa Timur yang sekarang dipimpin Gubernur Soekarwo.

Dugaan suap ini bermula dari pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara yang digelar pada Agustus 2011. Terdapat sembilan pasangan calon yang mengikuti Pilkada ini, yakni pasangan Agus Feisal Hidayat dan Yaudu Salam Ajo, Ali La Opa dan La Diri, Azhari dan Naba Kasim, Jaliman Mady dan Muh Saleh Ganiru, Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakry, La Sita dan Zuliadi, La Ode M Syafrin Hanamu dan Ali Hamid, Edy Karno dan Zainuddin, serta pasangan Abdul Hasan dan Buton Achmad.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton yang melakukan penghitungan suara menyatakan pasangan Agus Feisal Hidayat dan Yaudu Salam Ajo sebagai pemenang. Keputusan KPU ini digugat oleh pasangan Lauku dan Dani, Samsu Umar dan La Bakry, serta Abdul Hasan dan Buton Achmad ke MK.

Dalam putusannya, MK membatalkan putusan KPU Buton dan memerintahkan KPU Buton untuk melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual serta melakukan pemungutan suara ulang. Pada 24 Juli 2012, MK memutus Samsu Umar dan La Bakry menjadi pemenang Pilkada Buton. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya