Berita

Net

Hukum

KPK Usut Konspirasi Anggaran Tambahan Kemenpupera

KAMIS, 03 NOVEMBER 2016 | 20:34 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi terus melakukan pengembangan kasus suap terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Hal itu diketahui setelah penyidik KPK merampungkan pemeriksaan tersangka anggota Komisi V DPR RI Andi Taufan Tiro dalam kasus suap proyek pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara pada Kemenpupera.

Usai digarap penyidik, Andi mengaku pemeriksaannya kali ini untuk melengkapi berkas perkara Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary. Penyidik menanyakan kepadanya seputar program aspirasi anggota DPR RI hingga seputar dana tambahan untuk anggaran di Kemenpupera sebesar Rp 2,9 triliun.


"Saksi untuk Pak Amran Mustary terkait dana dan program aspirasi. Lalu soal dana tambahan Rp 2,9 triliun yang masuk ke Kemenpupera," kata Andi di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (3/11).

"Ada tambahan Rp 2,9 triliun yang masuk ke Kemenpupera, itu yang didalami penyidik. Itu dari hasil penundaan tapi aslinya itu pemotongan," bebernya.

Andi menambahkan, tambahan dana terkait proyek yang ada di Direktorat Jenderal Bina Marga Kemenpupera. Meski demikian, dia enggan menjabarkan ke mana anggaran tambahan dialokasikan.

"Iya, kalau Kemenpupera kan masuknya terkait Direktorat Jenderal Bina Marga kan," katanya.

Diketahui, berdasarkan pembahasan awal dengan Komisi V DPR RI, Kemenpupera mendapat alokasi anggaran Rp 103,8 triliun untuk tahun 2016. Namun, pemerintah melalui Kementerian Keuangan berencana menambah alokasi anggaran infrastruktur di Kemenpupera sebesar Rp 2,9 triliun dengan perhitungan adanya perbaikan situasi perekonomian tahun depan.

Hasil rapat antara Kemenkeu dengan Badan Anggaran DPR, nilai Rp 2,9 triliun belum secara final ditambahkan dalam pagu anggaran RAPBN Kemenpupera 2016. Dari nilai perubahan tersebut, sebesar Rp 2,6315 triliun mengalami penundanaan sehingga hanya Rp 268,5 miliar yang dimasukkan dalam pagu perubahan. Dengan demikian, rencana pagu anggaran Kemenpupera untuk sementara menjadi Rp 104,08 triliun. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya