Berita

Ilustrasi/net

Kemenaker Pastikan Urus TKI Ilegal Korban Kapal Tenggelam

KAMIS, 03 NOVEMBER 2016 | 16:11 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta) Kementerian Ketenagakerjaan RI,  Hery Sudarmanto, mengatakan, sesuai hasil pendataan yang dilakukan kepada korban, baik yang meninggal maupun yang selamat, korban kapal speedboat yang tenggelam di perairan Batam adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal.

Meski demikian, Kemenaker memastikan tetap melakukan pendampingan, proses pencarian dan pemulangan para korban ke daerah asal.

"Ini tragedi kemanusiaan. Meski mereka TKI illegal, harus kita bantu,” kata Hery dalam keterangan pers (Kamis, 3/11).


Sejak mendengar informasi kejadian, ia langsung menginstruksikan jajarannya turun ke Batam. Saat ini Kemenaker terus berkoordinasi dengan instansi lain seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tim SAR, Kepolisian, TNI, Dinas Ketenagakerjaan Batam serta instansi lain dalam mencari korban yang belum ditemukan dan merawat korban yang selamat.

Selanjutnya, Kemenaker bersama Dinas Ketenagakerjaan Batam dan beberapa Dinas Ketenagakerjaan tempat TKI berasal terus melakukan pendataan dan melakukan proses pengiriman korban.

"Kami juga memastikan korban yang selamat mendapatkan perawatan hingga proses pemulangan," tambahnya.

Pada Rabu pagi (2/11) sekitar pukul 07.00 WIB, sebuah kapal jenis speed boat mengangkut 93 TKI dan empat anak serta tiga anak buah kapal, dari Johor Malaysia menuju Batam, Kepulauan Riau. Namun nahas, karena hujan lebat dan angin kencang, kapal tenggelam di perairan Nongsa, Kota Batam.

Tim SAR gabungan dari berbagai instansi berhasil menemukan 18 korban meninggal dunia. Sebanyak 39 korban yang selamat, serta  4 korban masih mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Batam.

Setelah proses pencarian korban dan pemulangan korban selesai, Dirjen Binapenta akan mengintensifkan sosialisasi agar para pekerja yang ingin bekerja ke luar negeri melalui cara prosedural. Kemenaker juga akan memberi pembinaan keterampilan kepada para korban agar tak lagi menjadi TKI illegal.

Data korban selamat :
1. M. Zaliadi (Lk), Lombok Tengah
2. M. Radiah (Lk), Lombok Timur
3. Rusdi (Lk), Lombok Tengah
4. Marianus (Lk), Flores
5. Yosep Malguis (Lk), Flores
6. Zul Maryanto (Lk), Lombok Timur
7. Senah (Lk), Lombok Timur
8. Herman (Lk), Lombok Tengah
9. Sadri (Lk), Surabaya
10. Nasrul (Lk), Palembang
11. Harianto (Lk), Bondowoso
12. Zuraidah (Pr), Medan
13. M. Nazar (Lk), Lombok Tengah
14. Kholik (Lk), Lombok Timur
15. Domini Muvikari (Pr), Kupang
16. Herman (Lk), Padang
17. Ahmad Yadi (Lk), Lombok
18. Sopianto (Lk), Aceh
19. Bustami (Lk), Aceh
20. M. Soleh (Lk), Lombok Timur
21. Burhanudin (Lk), Lombok Tengah
22. M.Halil (Lk), Lombok Tengah
23. Anto (Lk), Lombok Timur
24. Ahmad Hasan (Lk), Jawa Timur
25. Didi (Lk), Jawa Timur
26. Nurkolis (Pr), Lombok Timur
27. Jaenal Arifin (Lk), Lombok Timur
28. Ahwan (Lk), Lombok Timur
29. Masehi (Lk), Lombok Tengah
30. Jumitri (Lk), Lombok Barat
31. Ahmad Jakariah (Lk), Lombok
32. Morizal (Lk), Lombok Tengah
33. Marip (Lk),Lombok Tengah
34. Nasrudin (Lk), Lombok Timur
35. Pendi eko Purnomo (Lk) Jawa Timur
36. Zaelani (Lk) Lombok Tengah
37. Agus Suprianto (Lk) Lombok Timur
38. Hendra (Lk) Jawa Timur
39. Imam Fadholi (Lk) Jawa Timur

Sementara korban yang belum diketemukan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan Lanal Batam, Polres Barelang, dan Kantor SAR Batam. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya