Berita

Ma'ruf Cahyono/Net

Sinergitas MPR Dan Media Massa Harus Berkesinambungan

KAMIS, 03 NOVEMBER 2016 | 02:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono menghadiri gelar acara diskusi 'Media Expert Meeting' yang digagas Biro Humas Sekretariat Jenderal MPR RI, Rabu (02/11). Acara yang digelar di Hotel Century Atlet, Jakarta ini dihadiri sekitar 30 perwakilan media massa nasional elektronik, cetak dan online.

Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf mengungkapkan bahwa peran serta kiprah publikasi media massa nasional terhadap kerja-kerja serta program-program MPR kepada masyarakat Indonesia secara luas sangatlah penting.  Bahkan, MPR menempatkan bidang publikasi dalam porsi yang lumayan besar dan salah satu yang utama.

"MPR memiliki visi, program serta kerja-kerja sesuai kewenangannya. Setelah visi, program serta kerja-kerja dijalankan, maka peran media menjadi sangat penting dalam menerjemahkannya kepada masyarakat," katanya.


Namun, lanjutnya, memang kerja-kerja dan program MPR berada dalam lingkaran kenegaraan seperti soal Pancasila dan konstitusi yang banyak pihak enggan membicarakan karena terkesan kaku. Inilah sisi pentingnya peran media massa yang dengan caranya mampu menerjemahkan soal kerja dan program MPR menjadi bahan pengetahuan yang bisa dipahami dan dicerna masyarakat siapapun itu.

"Dengan begitu masyarakat selain mendapatkan pendidikan soal politik, kenegaraan serta demokrasi, masyarakat juga mengetahui kerja-kerja dan porgram-program MPR sehingga diharapkan akan muncul trust atau kepercayaan dari masyarakat kepada MPR," terangnya.

Melihat fakta tersebut, Ma'ruf Cahyono berharap masukan dari media massa nasional bagaimana menerjemahkan kerja-kerja dan program-program MPR dari perspektif media massa kepada masyarakat luas, sehingga MPR ke depan akan melakukan perbaikan-perbaikan dan penyempurnaan-penyempurnaan visi, program dan teknis penyampaian.

Dalam proses berjalannya diskusi, respon peserta sangat baik terhadap kerja-kerja serta program-program MPR RI. Banyak sekali masukan dan kritik membangun yang muncul dari para peserta. Diantaranya, soal perlunya pembenahan dan pengayaan metode-metode penyampaian program MPR dan perlunya MPR mampu menggal wacana-wacana serta isu-isu menarik dan memiliki daya berita tinggi seputar program MPR. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya