Berita

Anton Medan/Net

Politik

Anton Medan Jangan Provokasi Aksi 4 November

RABU, 02 NOVEMBER 2016 | 03:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Terkait dengan rencana unjuk rasa pada 4 November 2016 mendatang, banyak pihak yang seolah kebakaran jenggot. Banyak yang tidak memahami apa itu aksi, dan harus diluruskan mengapa sampai bisa terjadi rencana aksi besar-besaran pada hari Jumat tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPP ARUN), Bob Hasan, mengatakan bahwa rencana aksi unjuk rasa kedua tersebut merupakan akibat dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang pada saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Unjuk rasa untuk kedua kalinya ini merupakan suatu dorongan penegakan hukum, tidak ada maksud lain. Meskipun ada beberapa pihak yang memanfaatkan untuk kepentingan Pilkada DKI mendatang. Namum umat Islam wajib membela agamanya," ujar Bob Hasan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/11).


Terkait dengan pernyataan Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa, Anton Medan yang mengatakan akan menggunakan hukum rimba, Bob menilai pernyataan Anton Medan tersebut sangatlah provokatif.

"Saya menyarankan untuk Pak Anton Medan untuk tidak sesumbar, apalagi sebagai sesama umat Muslim sudah pasti paham akan keadaan ini," kata Bob.

Umat Muslim Indonesia, Bob melanjutkan, adalah umat yang penuh toleransi ,dan persoalan ini lebih mengarah untuk mendorong penegakan hukum yang adil.

Bob juga meminta kepada para tim sukses Calon Gubernur DKI Jakarta untuk tidak menyangkutpautkan aksi ini dengan persoalan politik dan tetap menghargai hukum.

"Penegakkan hukum di negara ini sedang diuji, mohon kita jadikan hikmah, jangan dijadikan ajang jago-jagoan," pesan Bob.

Ia menyatakan, jika DPP ARUN sangat mengecam hal-hal yang berbau provokatif. Umat Islam Indonesia adalah umat yang berkontribusi besar bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia dan anti provokatif. Hal itu bisa dilihat dari unjuk rasa yang dilakukan beberapa minggu yang lalu.

"Kalau saja ada ungkapan-ungkapan yang tidak mengenakkan untuk Ahok, maka lihatlah Ahok sebagai pribadinya, bukan Ahok sebagai orang China, dan bukan Ahok sebagai umat non muslim. Saya yakin umat Islam Indonesia adalah umat yang penuh damai dan kasih sayang. Selain itu mari kita lihat unjuk rasa sebagai bagian daripada demokrasi," pungkas Bob. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya