Berita

Foto: RMOL

Politik

Pertanyaan Peserta Diskusi Bikin Munarman Naik Pitam

SELASA, 01 NOVEMBER 2016 | 14:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jurubicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman sempat naik pitam saat mengisi diskusi bertajuk 'Membedah Kasus Ahok: Apakah Penistaan Agama?' yang digelar di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/11).

Munarman secara tiba-tiba bersikap reaksioner atas pertanyaan dari audien yang mengaku kecewa dengan aksi 4 November nanti membawa-bawa agama untuk menghasut kebencian kepada Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Saya juga benci kalau Alquran dihina, Injil dihina. Tapi jangan pakai ayat agama untuk menghasut orang. Biarkan prosesnya di Polri berjalan!" teriak penyangga yang diketahui bernama Silvasius itu.


Sontan, Munarman membanting meja sembari berdiri. Dengan nada tinggi, Munarman pun menghardik Silvasius yang dinilainya tidak menyimak diskusi.

"Dari tadi saya bicara mengatasnamakan hukum, bukan agama. Tapi anda bilang saya seret-seret agama. Diam anda atau kita selesaikan di luar (hotel)," teriak Munarman sambil jari menunjuk dan berjalan ke arah Silvasius.

Beruntung aparat kepolisian yang berada di sekitar lokasi bertindak cepat dan mengamankan kedua belah pihak. Silvasius diminta untuk menghentikan pertanyaannya, sementara Munarman diminta untuk tenang dan kembali ke tempat duduknya.

Sementara itu, Silvasius tampak kesal dengan sikap Munarman. Ia merasa telah diancam Munarman.

Silvasius sempat tidak terima disuruh berhenti bertanya, tapi atas dorongan audien yang lain, dia akhirnya tenang dan kembali menyimak diskusi dari bangku penonton.

"Anda sudah mengancam saya itu! Saya cuma bertanya, katanya anda kaum intelektual," kesalnya.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya