Berita

Fahmi Habsee/Net

Politik

Fahmi Habsee: Tax Amnesty Terancam Gagal Gara-Gara Ahok

SELASA, 01 NOVEMBER 2016 | 13:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri  berulang kali dalam berbagai kesempatan mengingatkan dan menyarankan Ahok agar mampu menahan diri dari ucapan-ucapannya agar tidak menimbulkan kegaduhan di publik dan instabilitas nasional.

Kebiasaan Ahok dengan statemen-statemennya yang merespon berlebihan atas suatu isu sensitif mencapai puncaknya dalam pidato saat mengujungi Kepulaun Seribu yang menimbulkan gelombang unjuk rasa diberbagai daerah menyangkut dugaan penistaan agama atas ayat kitab suci Al-Qur’an.

"Ahok jangan coba-coba abaikan masuk kuping kanan keluar kuping kiri atas saran dan peringatan yang sudah diingatkan Bu Mega dan Pak JK. Jika tidak, Anda akan digilas oleh sejarah. Situasi stabilitas nasional seperti ini mengganggu percepatan pembangunan dan investasi melalui penerimaan Negara dan  program lanjutan Tax Amnesty Tahap II dan III yang digagas Presiden Jokowi terancam gagal dan tidak maksimal," kata  Direktur Pusat Kajian (Pusaka) Trisakti, Fahmi Habsee, di Jakarta (Selasa, 1/11).



Menurut Fahmi, program Tax Amnesty periode II dan III yang akan berakhir Maret 2017 bersamaan dengan pilgub DKI yang akan diadakan Februari 2017.  Rentang waktu pendek ini membutuhkan situasi dalam negeri yang kondusif sehingga repatriasi uang yang di luar negeri bisa segera masuk ke Indonesia.

"Maraknya demo, isu dan informasi yang beredar dimedia massa dan sosial media jelang aksi besar 4 November 2014 jelas kontraproduktif. Soal Pilgub DKI hanya menyangkut masyarakat Jakarta, tapi program tax amnesty menyangkut kesuksesan pembangunan Presiden Jokowi yang berimplikasi ratusan juta rakyat Indonesia. Akan ada berapa aksi demo lagi yang akan muncul hingga Februari 2017, sedangkan Maret 2017 Tax Amnesty berakhir," kata Misi, sapaan akrab Fahmy..

Pertanyaan terbesar, sambung Misi, apakah Ahok menyadari implikasi ekonomi yang muncul atas ini semua dan Berapa energi yang dikeluarkan Presiden untuk menjadi ‘pemadam kebakaran’ dengan safari politik kemana-mana.


"Bagaimana menjaga semangat dan pengorbanan pegawai Ditjen Pajak yang bersusah payah meyakinkan pengusaha dalam negeri yang masih menyimpan uangnya diluar negeri untuk ikut repatriasi, tapi di lain sisi isu-isu kerusuhan trauma 98 menyeruak lagi ke permukaan?" ujarnya.

Fahmi mengungkapkan kesedihan dan keprihatinan yang mendalam atas situasi ini dan berharap agar semua pihak bisa menahan diri  baik dalam aksi-aksi  dan tuntutan-tuntutan dengan mengedapankan ‘kepala dingin’ agar ada solusi yang mampu menenangkan semua pemangku kepentingan.

"Bagi Ahok jangan pernah terbersitpun dalam pikiran Anda untuk mengabaikan saran, masukan dan peringatan dari tokoh-tokoh sepuh pemimpin nasional seperti Bu Mega dan Pak JK. Belajar tidak menganggap remeh apapun dan siapapun. Biasakan melatih empati dan simpati serta berpikir sebelum bicara, jangan sebaliknya," kata aktivis 98 ini.

"Saya berdoa pada Allah SWT agar Presiden Jokowi mendapatkan kekuatan dan kemampuan untuk melewati ‘ujian’ ini dalam upaya menjaga keutuhan bangsa serta melanjutkan hal-hal positif dengan kerja keras yang telah beliau curahkan membangun negeri ini dan program Tax Amnesty Tahap II dan III berjalan sesuai harapan," demikian Fahmi. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya