Berita

Hukum

Kyai Kharismatik Banten Siap Doa Istigotsah Untuk Dahlan Iskan

SELASA, 01 NOVEMBER 2016 | 09:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dahlan Iskan merupakan sosok sederhana yang tidak mungkin melakukan tindakan tercela seperti korupsi. Karena itu, kiai kharismatik Banten, Abuya Muhtadi Dimyati, tidak percaya bahwa Dahlan ditahan.

Abuya mengaku, siap mendukung Dahlan Iskan secara moril agar bebas dari permasalahan yang sedang dialaminya itu. Ia menilai permasalahan yang sedang dialami Dahlan adalah kekeliruan semata.

"Kami siap melakukan istigotsah bersama untuk mendukung dan mendoakan Pak Dahlan," kata Abuya, sebagaimana dilansir JPNN.


Ia menceritakan, awal mula mengenal Dahlan Iskan ketika mantan menteri BUMN itu memenangkan konvensi calon presiden dari Partai Demokrat. Kala itu, Abuya bertemu dengan Dahlan di wilayah Labuan.

"Kami sebetulnya selalu mendukung Pak Dahlan Iskan, bahkan ketika mencalonkan diri sebagai calon presiden. Kami mendukung sepenuhnya agar bisa menjadi presiden. Jadi, dari semenjak bertemu, kami ini selalu mendukung Pak Dahlan," ujar putera Abuya Dimyati ini.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Madany, Cipanas, Kabupaten Lebak, Agus Sutisna mengatakan hal serupa. Agus mengaku, kaget ketika mendengar informasi Dahlan dijebloskan ke penjara

Selama ini, Agus menilai Dahlan sebagai sosok inspiratif dan punya integritas yang baik. Untuk itu, dia yakin Dahlan tidak melakukan tindak pidana korupsi seperti yang dituduhkan Kejati Jawa Timur.

Saya memang enggak mengikuti kasus tersebut. Tapi, saya enggak percaya Pak Dahlan korupsi," kata Agus Sutisna. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya