Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Merobek Pancasila, Isu SARA Harus Dibuang Jauh-jauh

SELASA, 01 NOVEMBER 2016 | 04:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sangat disayangkan jika masa kampanye Pilkada Serentak 2017 dinodai dengan munculnya isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). Jika terjadi, ini sinyal peringatan dini bagi pembangunan demokrasi.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting (VCRC), Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan, selain merusak pembangunan demokrasi, isu SARA jelas akan merobek dan menodai Pancasila.

"Isu SARA yang dipompakan ke benak publik sudah tidak relevan lagi, dan harus segera dibuang jauh-jauh," sebut Pangi, Selasa (1/11).


Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah gagasan. Para pasangan calon (paslon) harusnya menambah daya jelajah dan eksplorasi apa saja yang menjadi keunggulan, visi dan misi, serta program dan prestasi yang sudah dilakukan untuk disajikan jadi menu publik.

"Adu gagasan dan program jauh lebih rasional dan sangat efektif merebut magnet ektoral masyarakat dan menguasai ruang panggung opini publik daripada berselancar dengan isu SARA," ungkap dosen politik UIN Jakarta ini.

Meski isu SARA sudah tidak laku lagi, Pangi mengimbau warga untuk menyaring seluruh informasi yang diterima dari berbagai sumber. Pasalnya, jika ditelan mentah-mentah, banyak isu yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Harus memasang baju antipeluru, ketika pesan negatif ditembakkan, agar bisa memantul kembali pada yang sudah menghembuskan isu tersebut," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya