Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Mendagri: Kalau Mau Demo Ikuti Aturan

SELASA, 01 NOVEMBER 2016 | 04:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rakyat Indonesia diharapkan dapat memperkuat kebhinekaannya sebagai jati diri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan Pemerintah berkomitmen memperkuat kemajemukan dan kerukunan antarumat beragama untuk menciptakan kondisi yang lebih baik.

"Kita boleh berbeda suku, golongan dan agama. Namun semua ini harus diamalkan, karena perbedaan ini untuk memperkuat jati diri kita sebagai NKRI," kata Tjahjo, Senin (31/10).


Menurut dia, agama apapun niatnya adalah kedamaian, begitu juga, suku dan golongan apapun. Namun mereka adalah bagian dari masyarakat dan negara Indonesia. Semua harus dijaga dengan baik. Bila ada yang menyinggung masalah tersebut, maka harus diproses masalah hukum.

Tjahjo melanjutkan, Indonesia adalah negara hukum, siapapun yang melanggar lantaran menistakan suatu kelompok atau golongan tertentu maka harus diproses secara hukum.

Dan bila ada pihak masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya dengan berunjuk rasa, Mendagri seperti dilansir dari laman kemendagri.go.id, mempersilahkannya.

"Kalau mau demo ikuti aturan demo dengan baik, menyampaikan aspirasi dengan tertib. Kemudian kepada polisi untuk tegas memproses masalah hukum bagi yang anarkis," tukasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya