Berita

Yudi Syamhudi Suyuti/Net

Politik

PPDN Resmi Dibentuk Untuk Ambil Alih Negara

SELASA, 01 NOVEMBER 2016 | 00:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Panitia Pembentukan Dewan Nasional (PPDN) telah resmi didirikan di Jakarta, Senin (31/10).

"Dengan tetap konsisten dalam perjuangan, alhamdulillah Panitia Kecil Pembentukan Dewan Nasional telah terbentuk," kata Ketua PPDN, Yudi Syamhudi Suyuti, Selasa (1/11).

Jelas Yudi, langkah yang PPDN lakukan tetap didasari Pancasila dan UUD 45, sehingga setiap gerakan, langkah dan usaha-usaha yang dilakukan merupakan langkah yang legal.


"Dibentuknya Panitia Kecil Pembentukan Dewan Nasional ini akan diteruskan untuk menjadi membesar hingga menjadi Dewan Nasional," terang dia.

Dan untuk ditetapkan menjadi Dewan Nasional, lanjut Yudi, saat ini pihaknya sedang menghimpun kekuatan dari kelompok-kelompok kekuatan rakyat.

Dalam waktu dekat dan sangat cepat, kekuatan yang akan mereka galang akan dikonsolidasikan bersama tokoh-tokoh Islam, nasionalis dan adat, juga mengajak eksponen-eksponen seperti gerakan rakyat, buruh, mahasiswa, LSM dan berbagai komponen lainnya yang sebesar-besarnya menjadi representasi seluruh kekuatan rakyat.

"Dewan Nasional dibentuk untuk mengambil alih negara yang gagal menegakkan keadilan rakyat dan masyarakat," ujar Yudi.

Di sisi lain Yudi menambahkan, dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahja Purnama alias Ahok hingga saat ini belum juga diproses pemerintah/penegak hukum secara konkrit. Yang ada, justru Presiden Joko Widodo membuat gerakan-gerakan politik yang terus menyesatkan rakyat dan merusak tatanan keadilan di Indonesia.

"Demi keadilan dan kepentingan nasional, ini harus dihentikan," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya