Berita

Foto: Istimewa

Politik

Aktivis Peringatkan Plt Gubernur Netral Di Pilkada DKI

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 17:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Puluhan aktivis mengatasnamakan Komite Anti Curang Jaringan Nusantara (JN) menggelar aksi bisu di Bundaran Hotel Indoesia. Mereka menuntut Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak, khususnya di DKI Jakarta, berjalan fair.

Dalam aksinya, para aktivis membawa sejumlah spanduk yang berisi tuntutan seperti "Pilkada DKI Jujur: DKI Aman, Pilkada DKI Jangan Dicurangi" dan "PLT Gubernur DKI Soni Sumarsono Jangan Berpolitik".

‎"Soni Sumarno harus menjaga sikapnya menjadi PLT DKI.‎ Sebagai PLT, dia harus independen dan tak memihak. Juga harus menjaga netralitas PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta," ujar Himawan Sutanto aktivis Prodem 80 yang turut dalam aksi‎ tersebut di Bundaran HI, Jakarta Pusat.


‎Himawan menilai, ada potensi dan gelagat Pilkada DKI akan berjalan dengan tidak fair.‎ Dia mengingatkan,‎ meskipun PLT Gubernur DKI  berlatar belakang organisasi dan kampus yang sama dengan salah satu peserta Pilkada DKI, yakni Cawagub nomor urut dua, Djarot Syaiful Hidayat, Soni harus menjaga independensinya dan tak memihak.

Selain itu, Himawan menambahkan, di sejumlah media media sosial, ada akun yang termasuk dalam tim monitoring Pilkada dari Kementerian Dalam Negeri yang cukup menggangu dan menimbulkan pertanyaan publik. Lantaran, terkesan berpihak kepada kelompok dan calon tertentu.

"Semestinya, semua perangkat dan lembaga yang berkait dengan berlangsungnya Pilkada dapat menunjukan sikap independennya. Jangan membela dan terang-terangan mendukung," ungkapnya.

Sementara itu, ‎Irwansyah, aktivis 98 korban penembakan Semanggi 2 juga turut mendukung aksi tersebut. Dikatakannya, sebagai orang yang tumbuh besar dan pemilik suara DKI, ia tidak akan ikhlas jika demokrasi dan kebebasan yang dulu diperjuangkannya dirusak.

"Saya berharap proses Pilkada baik di DKI dan daerah lainnya berjalan fair. Saya tidak ikhlas jika demokrasi diberangus dengan cara-cara curang," tegasnya.‎[dem] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya