Berita

Foto: Net

Hukum

Lagi, Sekda Pemkab Kebumen Bersaksi Di KPK

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 14:44 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, Adi Pandoyo kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adi bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap izin proyek di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemkab. Pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua bagi Adi.

Sebelumnya Adi juga sempat diperiksa sebagai saksi tersangka Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pariwisata Pemkab Kebumen Sigit Widodo. Belakangan diketahui Sigit merupakan tangan kanan Adi.


"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan suap proyek Disdikpora Pemkab Kebumen APBD-P 2016 dengan tersangka SGW (Sigit Widodo)," ujar Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Senin (31/10).

Selain memeriksa Adi, penyidik KPK juga bakal memeriksa tersangka Direktur Utama PT Otoda Sukses Mandiri Abadi (PT OSMO) Hartoyo terkait kasus yang sama.

Hartoyo merupakan tersangka ketiga yang ditetapkan penyidik KPK, setelah Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen Yudhi Tri Hartanto dan Sigit Widodo.

Yudhi dan Sigit ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap dari Hartoyo terkait izin proyek Disdikpora Pemkab Kebumen. Diketahui pada APBD Perubahan 2016, Dinas Pendidikan mendapatkan Rp4,8 miliar untuk pengadaan buku, dan alat peraga.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 12 Huruf a atau b atau Pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001.

Sementara Hartoyo sendiri disangkakan telah melanggar pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau Pasal 13 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya