Berita

Politik

Bamusi Gelar Pelatihan Mubaligh Kebangsaan

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 14:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Dalam rangka melahirkan mubaligh yang mampu menyampaikan misi Islam yang rahmatan lil Alamin, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) menggelar Pelatihan Mubaligh Kebangsaan yang bertajuk Meneguhkan Islam Rahmah (Islam Nusantara Berkemajuan Untuk Indonesa Raya)  di Kantor DPP PDI Perjuangan.

Pada acara tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekjen Hasto Kristiyanto. Selain itu juga dihadiri oleh Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dan Ketua PBNU KH Said Agil Siraj dan KH  Marsudi Suhud.

Dalam sambutannya, Ketua Umum  Bamusi Hamka Haq mengatakan bahwa kegiatan pelatihan mubaligh kebangsaan ini dihadiri oleh mubaligh-mubaligh dari organisasi-organisasi Islam terbesar di Indonesia. Seperti dari Muhammadiyah, Nahshatul Ulama dan Tarbiyah Islamiyah.


"Acara ini menghadirkan ratusan mubalig. Bamusi berharap mereka akan menyampaikan nilai-nilai islam yang subtansial. Yaitu islam yang damai dan cinta persaudaraan," katanya (Senin, 31/10)

Selain itu kegiatan tersebut juga menyikapi masih adanya pihak- pihak yang masih menyoalkan Islam dan Pancasila sebagai dasar negara. Padahal Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah sejalan dengan nilai-nilai hakiki dari Islam.

"Bangsa Indonesia sejati telah mengamalkan keimannya terhadap islam melalui pancasila," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa Bamusi bersama PDI Perjuangan akan mengamalkan nilai-nilai Islam dengan menebar kedamaian dan kebermanfaatan bagi seluruh anak bangsa. Karena Islam hadir bukan hanya untuk Islam itu sendiri. Islam hadir untuk kebahagian seluruh umat manusia.

"Kita hadir untuk memperjuangkan dan memuliakan manusia. Karena inilah misi dakwah yang sebenarnya yang dilakukan oleh Nabi Muhammad. Yaitu melayani seluruh umat," jelasnya.

Baginya, kehadirian Bamusi dan PDIP berkontribusi dalam pembangunan bangsa yang mengayomi seluruh warga. Bukan untuk mengayomi kelompok tertentu. Dan ia berpesan agar Islam di Indonesia harus senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Agar bangsa yang besar ini tidak mudah diadu domba yang akan melahirkan perpecahan, permusuhan dan bermuara pada konflik.

"Kita tidak ingin Indonesia seperti di Timur tengah. Kita ingin islam hadir memberi ketenangan dan kesejukan bagi umat lainnya," tutupnya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya