Berita

Politik

Megawati: Islam Nusantara Berkemajuan Untuk Indonesia Raya Jawaban Religiusitas Kebangsaan

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 13:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. ‎Islam nusantara berkemajuan untuk Indonesia raya merupakan sebuah jawaban dari perpaduan religiusitas umat Islam dan nilai kebangsaan Indonesia.

Begitu kata Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberi sambutan di acara ‎Pelatihan Mubaligh Kebangsaan bertajuk 'Meneguhkan Islam Rahmah: Islam Nusantara Berkemajuan untuk Indonesia Raya' yang diselenggarakan Baitul Muslimin Indonesia di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat, Minggu (‎31/10).

"Kalau betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik di tingkat nasional hingga ke bawah, saya yakin akan bergemuruh karena ini nilai kebangsaan dan religius kita," ujarnya.


Dijelaskan Megawati bahwa Islam hadir ke Indonesia ‎dengan penuh kedamaian dan sukacita. Untuk itu, Mega mengimbau agar kaum Islam di Indonesia bisa mencintai dan mengayomi kaum yang lain. Sebagai mayoritas, Islam juga harus memberikan kenyamanan hidup bagi warga minoritas.  

"‎Jadi nanti setelah dilantik saya harap para mubaligh kebangsaan ini bisa segera berbuat untuk menyadarkan itu ke masyarakat, "pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Syaiful Hidayat. Termasuk, sejumlah fungsionaris DPP Baitul Muslimin Indonesia. [ysa]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya