Berita

Zulkifli Hasan/Net

Pesan Zulhas, Demo Ahok Jangan Sampai Anarkis

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 04:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan unjuk rasa alias demo adalah hak warga negara. Karena itu dia mempersilakan bila ada masyarakat yang ingin melakukan demo.

"Silakan menyampaikan dalam unjuk rasa itu dengan jelas, tapi jangan merusak dan anarkis. Dan bila diperlukan teman-teman (pengunjuk rasa) ingin menyampaikan aspirasi ke MPR, silakan. MPR dengan tangan terbuka akan menerima dan menyampaikan pesan kepada pihak terkait," kata Zulhas sapaan akrabnya di sela-sela kegiatan peduli lingkungan IARMI (Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia) di Bantaran Sungai Ciliwung, Jalan MT Haryono, Jakarta, Minggu (30/10).

Seperti diketahui, puluhan ormas Islam akan kembali mengadakan demo besar-besaran pada 4 November 2016. Demo ini menuntut penyelesaian secara hukum dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama (Ahok) terkait dengan ucapan soal Surat Al-Maidah Ayat 51.


"Boleh saja demo karena diatur dalam undang-undang. Boleh-boleh saja kok asalkan pesannya sampai demonya tertib dan aman," kata Zulhas.

Demo, menurut Zulhas, merupakan salah satu cara menyampaikan aspirasi. "Demo kan memang diperbolehkan dalam menyampaikan aspirasi. Malah kalau mau datang ke MPR ya datang juga nggak apa-apa," tambahnya.

Terakhir, Zulhas berpesan agar demo yang dilakukan tidak melampaui batas dan berujung pada bentrokan.

"Paling penting adalah pendemo tertib dan tidak anarkis, sampaikan aspirasi dengan cara yang baik, sejuk dan santun," tukasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya