. Sejumlah lembaga survei diam-diam telah bekerja memetakan peluang kemenangan pada Pilkada Banten 2017. Selain Cirus Surveyors Group dan SMRC, Indobarometer dikabarkan baru saja selesai melakukan survei.
Salah satu hasilnya, Indobarometer menempatkan Embay Mulya Syarief sebagai calon wakil gubernur yang paling disukai oleh masyarakat mengalahkan Andika Hazrumy. Padahal Embay pendatang baru setelah menunggu kepastian pendamping dari Rano Karno.
Data hasil survei Indobarometer yang didapat Satelit News (Rakyat Merdeka Group) dari sumber internal tim Rano-Embay, menunjukkan tingkat kesukaan masyarakat Banten terhadap Embay Mulya Syarief mencapai 80,8 persen. Sedangkan Andika Hazrumy hanya 76,8 persen.
Sedangkan posisi teratas ditempati oleh Calon Gubernur Rano Karno dengan tingkat kesukaan mencapai 90,2 persen, diikuti Wahidin Halim yang hanya 85,6 persen. Hasil ini sangat mengejutkan lantaran nama Embay muncul di
last minute pendaftaran, berbeda dengan Andika yang sudah lama melakukan sosialisasi.
Soal kepuasan terhadap pilihan pasangan calon, Rano ternyata tidak salah memilih Embay sebagai wakilnya. Buktinya, hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat Banten atas pasangan ini mencapai 59,7 persen. Sedangkan tingkat kepuasan untuk pasangan WH-Andika hanya 13,3 persen saja.
Pengamat politik dari Universitas Serang Raya (Unsera) Abdul Malik mengatakan, tingkat kesukaan masyarakat terhadap Embay yang lebih baik dibandingkan Andika cukup mengejutkan. Apalagi, kata Malik, nama Embay baru muncul di akhir-akhir pendafataran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
"Kalau melihat hasil survei ini, artinya kemunculan Haji Embay sebagai wakil petahana di akhir-akhir pendaftaran bukan karena kebetulan. Dari awal potensinya memang tidak bisa dipandang remeh, karena Haji Embay memiliki potensi bagi kemenangan Rano di Pilgub Banten ini," kata Malik saat dihubungi, Minggu (30/10).
Menurutnya, tingkat kesukaan yang tinggi terhadap Embay juga menunjukkan masyarakat Banten sudah semakin cerdas atas keinginan atas perubahan. "Survei tingkat kepercayaan cukup tinggi bisa jadi karena Pak Embay track record-nya baik dan tidak cacat politik di mata publik. Pak Embay juga tokoh yang peduli terhadap kemajuan Provinsi Banten," ujarnya.
Bukan saja karena rekam jejak, lanjut Malik, tingginya angka kesukaan masyarakat terhadap Embay karena dianggap sebagai harapan baru masyarakat untuk membawa Banten lebih baik. "Ya mungkin masyarakat punya harapan besar terhadap Haji Embay untuk membawa Banten lebih baik lagi," ujarnya.
Meski demikian, Malik mewanti-wanti bahwa hasil survei jangan dijadikan patokan mutlak untuk meraih kemenangan. Apalagi Andika juga memiliki potensi untuk menyodok.
"Pilkada di Banten memiliki pemilih multi segmen. Andika juga punya masa yang kuat yang diwariskan oleh ibunya (Atut Chosiyah). Jadi nggak mungkin Andika nyalon tanpa dasar ini. Tapi yang jelas, potensi pemilih kedua calon ini sudah tersegmentasi," tukasnya.
[rus]