Berita

Rano-Embay/Net

Nusantara

PILKADA BANTEN

Mengejutkan, Embay Lebih Disukai Ketimbang Andika

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 03:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sejumlah lembaga survei diam-diam telah bekerja memetakan peluang kemenangan pada Pilkada Banten 2017. Selain Cirus Surveyors Group dan SMRC, Indobarometer dikabarkan baru saja selesai melakukan survei.

Salah satu hasilnya, Indobarometer menempatkan Embay Mulya Syarief sebagai calon wakil gubernur yang paling disukai oleh masyarakat mengalahkan Andika Hazrumy. Padahal Embay pendatang baru setelah menunggu kepastian pendamping dari Rano Karno.

Data hasil survei Indobarometer yang didapat Satelit News (Rakyat Merdeka Group) dari sumber internal tim Rano-Embay, menunjukkan tingkat kesukaan masyarakat Banten terhadap Embay Mulya Syarief mencapai 80,8 persen. Sedangkan Andika Hazrumy hanya 76,8 persen.


Sedangkan posisi teratas ditempati oleh Calon Gubernur Rano Karno dengan tingkat kesukaan mencapai 90,2 persen, diikuti Wahidin Halim yang hanya 85,6 persen. Hasil ini sangat mengejutkan lantaran nama Embay muncul di last minute pendaftaran, berbeda dengan Andika yang sudah lama melakukan sosialisasi.

Soal kepuasan terhadap pilihan pasangan calon, Rano ternyata tidak salah memilih Embay sebagai wakilnya. Buktinya, hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat Banten atas pasangan ini mencapai 59,7 persen. Sedangkan tingkat kepuasan untuk pasangan WH-Andika hanya 13,3 persen saja.

Pengamat politik dari Universitas Serang Raya (Unsera) Abdul Malik mengatakan, tingkat kesukaan masyarakat terhadap Embay yang lebih baik dibandingkan Andika cukup mengejutkan. Apalagi, kata Malik, nama Embay baru muncul di akhir-akhir pendafataran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

"Kalau melihat hasil survei ini, artinya kemunculan Haji Embay sebagai wakil petahana di akhir-akhir pendaftaran bukan karena kebetulan. Dari awal potensinya memang tidak bisa dipandang remeh, karena Haji Embay memiliki potensi bagi kemenangan Rano di Pilgub Banten ini," kata Malik saat dihubungi, Minggu (30/10).

Menurutnya, tingkat kesukaan yang tinggi terhadap Embay juga menunjukkan masyarakat Banten sudah semakin cerdas atas keinginan atas perubahan. "Survei tingkat kepercayaan cukup tinggi bisa jadi karena Pak Embay track record-nya baik dan tidak cacat politik di mata publik. Pak Embay juga tokoh yang peduli terhadap kemajuan Provinsi Banten," ujarnya.

Bukan saja karena rekam jejak, lanjut Malik, tingginya angka kesukaan masyarakat terhadap Embay karena dianggap sebagai harapan baru masyarakat untuk membawa Banten lebih baik. "Ya mungkin masyarakat punya harapan besar terhadap Haji Embay untuk membawa Banten lebih baik lagi," ujarnya.

Meski demikian, Malik mewanti-wanti bahwa hasil survei jangan dijadikan patokan mutlak untuk meraih kemenangan. Apalagi Andika juga memiliki potensi untuk menyodok.

"Pilkada di Banten memiliki pemilih multi segmen. Andika juga punya masa yang kuat yang diwariskan oleh ibunya (Atut Chosiyah). Jadi nggak mungkin Andika nyalon tanpa dasar ini. Tapi yang jelas, potensi pemilih kedua calon ini sudah tersegmentasi," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya