Berita

KH. Abdullah Gymnastiar/Net

Nusantara

Aa Gym Akan Ikut Demo Ahok 4 November

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 02:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH. Abdullah Gymnastiar akan ikut ambil bagian dalam aksi 4 November 2016 nanti.

"InsyaAllah Aa akan ikut bergabung pada 4 November," kata pendakwah yang akrab disapa Aa Gym dalam ceramahnya, di Masjid Daarut Tauhiid, seperti dikutip dalam akun facebooknya, Minggu (30/10).

Aksi 4 November adalah demo gelombang kedua oleh Gabungan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam, memprotes pernyataan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Adapun ucapan Ahok yang diprotes adalah terkait pengutipan QS Al-Maidah Ayat 51 dianggap telah menistakan agama Islam.


Aa Gym mendorong agar aksi nanti berjalan damai dan tertib, serta disampaikan sesuai aturan yang berlaku.

"Mudah-mudahan ini jadi amal soleh kita semua. Mudah-mudahan aksi damai yang konstitusional diperhatikan para pemegang amanat. Kita berikan contoh aksi damai walaupun dilakukan ratusan ribu orang tetap menampakan akhlakul karimah," harapnya.

Pria 54 tahun yang juga penulis buku ini menyerukan kepada para massa aksi nanti agar meluruskan niat.

"Luruskan niat, kita tidak buat kerusakan, keburukan, kecuali berbuat amar ma'ruf nahi munkar dan kuatkan tekad dengan tetap menjaga akhlakul karimah," sebut Aa Gym.

Dia pun mendorong agar penegak hukum sungguh-sungguh menyelesaikan skandal kasus Ahok dengan seadil-adilnya. "Jikalau terkesan lambat dan mengulur maka inilah yang membuat umat Islam akan semakin kecewa," ungkap Aa Gym.

Dia menambahkan, menghentikan demo sebesar apapun tidak bisa dengan akal-akalan kecuali satu saja, yaitu menghilangkan penyebabnya.

"Dan penyebabnya adalah harus segera diproses dengan cepat seadil-adilnya skandal saudara Ahok ini. Menganggap remeh urusan ini adalah kesalahan yang sangat besar," ujar Aa Gym. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya