Berita

Foto: Istimewa

Politik

Jaga Indonesia Dari Konflik SARA, Mahasiswa Deklarasikan 'Kita Indonesia'

MINGGU, 30 OKTOBER 2016 | 17:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan mahasiswa menggelar deklarasi Kita Indonesia bertajuk 'Merayakan Kemajemukan Indonesia' di acara car freeday (CFD) pagi tadi, Minggu (30/10).

Dalam acara itu, ratusan mahasiswa tersebut secara serentak membacakan sumpah pemuda dan meminta masyarakat untuk membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan masyarakat menolak segala bentuk perpecahan di Indonesia,

"Kami mengkampanyekan Kita Indonesia agar terbangun jiwa nasionalis dan menciptakan Indonesia beradab, yang tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Sehingga Indonesia bisa terlepas dari segala macam konflik dan perpecahan yang dibentuk ataupun dimanfaatkan pihak asing agar Indonesia tidak bisa besar," ucap Johan, salah satu koordinator komunitas Kita Indonesia yang juga lulusan Resolusi Konflik Universitas Petahanan (UNHAN) dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi.


Sementara itu penggagas komunitas Kita Indonesia, Dhika Yudistira mengatakan bahwa kampanye ini bukan dalam rangka pilkada apalagi dukungan terhadap salah satu pasangan calon, melainkan panggilan hati nurani para mahasiswa yang ingin menjaga Indonesia dari berbagai macam konflik.

"Kami juga sudah melakukan kampanye ini dari jauh-jauh hari dan bukan hanya di Jakarta melainkan banyak daerah terutama di daerah-daerah yang memiliki sejarah konflik. Kami akan terus melakukan kampanye di sosial media ataupun kampanye dukungan kepada tokoh agama dan politik untuk menjaga Indonesia dan membumikan kata 'Kita Indonesia' sebagai salah satu solusi persatuan atas kemajemukan Indonesia" pungkas Dhika. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya