Berita

Politik

Gerakan Aksi Srikandi Coblos Ahok Alias Gadis Ahok Dideklarasikan

SABTU, 29 OKTOBER 2016 | 20:45 WIB | LAPORAN:

Gelombang dukungan terhadap petahana calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purmama alias Ahok kembali muncul. Kali ini datang dari kalangan perempuan yang menamakan diri Gerakan Aksi Srikandi Coblos Ahok (Gadis Ahok).

Gadis Ahok yang digagas dari sembilan perempuan cantik ini mendeklarasikan diri sebagai pendukung Ahok dalam Pilkada 2017 mendatang di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (29/10).

Penanggung Jawab Gadis Ahok, Miryam S. Haryani menjelaskan, Gadis Ahok dibentuk untuk menjaring pemilih perempuan di Jakarta.


Menurut Miriam peran perempuan dalam Pilkada DKI, tak bisa dipandang sebelah mata, apalagi jumlah pemilih perempuan di DKI Jakarta mencapai lebih dari 3 juta suara.

"Dari hasil Survei kita, menyebutkan peran perempuan dalam menentukan pilihan terhadap pasangan Calon Gubernur DKI di Pilkada sangat besar, sehingga hal ini penting untuk kita kawal dan berikan perhatian khusus," ujar Miriam saat ditemui di sela deklarasi.

Miriam menambahkan Gadis Ahok memiliki sejumlah program dan strategi untuk mengawal pemilih perempuan guna memperbesar kemenangan pasangan Ahok-Djarot. Diantaranya adalah program berbagi aksi menebar bukti kesuksesan petahana dalam memimpin DKI Jakarta, melakukan blusukan ke seluruh wilayah DKI Jakarta untuk membantu warga yang kurang mampu sekaligus mensosialisasikan serta mengkampanyekan Ahok-Djarot.

Tak kalah penting, sambung Miriam, Gadis Ahok bakal menggunakan media sosial sebagai sarana dalam mengkampanyekan program-program yang diusung pasangan Ahok-Djarot lima tahun kedepan dalam memimpin Jakarta.

Lebih lanjut, Miriam menjelaskan Gadis Ahok memiliki target menggalang 50 suara perempuan di tiap Tempat pemilihan Suara (TPS). Jika merujuk jumlah TPS pada Pilkada DKI 2012, setidaknya, kata Miriam, Gadis Ahok bakal menumbang minimal 750 ribu suara untuk pasangan Ahok-Djarot.

"Dari sembilan perempuan ini, kita akan menyebar dan blusukan ke sejumlah wilayah yang suara untuk pak Ahok kurang, dan kita memfokuskan sosialisasi kepada perempuan berumur 17 hingga 35 tahun," ujar Miriam.

Sejurus dengan Miriam, Ketua Gadis Ahok, Astrid Gurning mengatakan bentuk sosialisasi yang akan dilakukan timnya mengedepankan antimainstream, bersifat kreatif dan anti SARA. Hal ini, papar Astrid untuk membangun kampanye yang berkualitas dan penuh dengan gagasan yang inovatif.

"Kita menyadari bahwa kontestasi di Pilkada dki Jakarta tidaklah mudah, maka dari itu Gadis Ahok mengajak kepada seluruh kaum perempuan untuk bergabung dalam gerakan ini," tutup Astrid. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya