Berita

Foto/Net

Bisnis

KS Penuhi Kebutuhan Baja Profil Proyek Pembangkit 35 Ribu MW

JUMAT, 28 OKTOBER 2016 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Guna mendukung proyek pembangkit listrik 35 ribu Megawatt (MW), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Krakatau Wajatama akan memasok kebutuhan baja profil untuk pembangunan tower transmisi PLN.

Direktur Utama Krakatau Steel Sukandar mengatakan, kebutuhan baja profil dalam proyek pembangkit 35 ribu MW mencapai 798.000 ton untuk empat tahun ke depan.

"Melalui sinergi BUMN antara Krakatau Steel dan PLN, nantinya baja profil ini akan dikirimkan kepada 14 pabrikan tower yang telah ditunjuk PLN. Pengiriman perdana untuk 4 perusahaan yakni PT Bukaka Teknik Utama, PT Armindo Catur Pratama, PT Karunia Berca Indonesia, dan PT Karya Logam," ujar Sukandar.


Sedangkan 10 lainnya, PT Citramas Teknikmandiri, PT Dutacipta Pakar Perkasa, PT Danusari Mitra Sejati, PT Twink Indonesia, PT Kurnia Adijaya Mandiri, PT Wika Industri & Konstruksi, PT Kokoh Semesta, PT Bangun Sarana Baja, PT Gunung Steel Construction, dan PT Duta Hita Jaya akan dikirim secara berkala.

Seluruh pabrikan tersebut merupakan anggota Asosiasi Pabrikan Tower Indonesia (Aspatindo). Sukandar menjelas­kan, dalam proyek 35 ribu MW, PLN akan membangun 10.000 unit tower 70 kilovolt (KV) sampai 500 KV per tahun.

"Periode awal mulai November 2016 sampai dengan November 2017 akan dibangun 9.085 unit tower. Ini kebutuhannya besar, dibutuhkan 100.000 ton besi siku," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan baja tersebut, Krakatau Steel juga akan melibatkan perusaan pabrik baja profil lain untuk mendukung percepatan proyek transmisi. PLN telah menunjuk Krakatau Steel sebagai koordi­nator penyedia jasa.

"Penunjukan Krakatau Steel untuk memastikan baja pesanan di pabrik lain sesuai spesifikasi dan kualitas yang dibutuhkan PLN," tegas Sukandar.

Dijelaskannya, kebutuhan besi siku untuk tower 46.000 KM PLN meliputi beragam tipe mulai L40 sampai dengan L250. Saat ini kapasitas produksi besi siku nasional sebesar 940.000 ton per tahun, sementara PT Krakatau Wajatama memiliki kapasitas produksi 150.000 ton,

ditambah produksi baja PT Krakatau Osaka Steel (Patungan KS dan Osaka Steel) sebanyak 500.000 ton per tahun untuk baja profil dan re-bar.

Direktur Komersial PT Krakatau Wajatama Akmaludin menyatakan siap memenuhi ke­butuhan baja proyek infrastruk­tur pemerintah.

"Terhitung sejak November 2016 sampai enam bulan ke depan, perusahaan berkomitmen menjamin pasokan besi siku sebanyak minimal 60.000 ton dengan harga tetap."

Pihaknya juga akan berkerja sama dengan produsen besi siku nasional lainnya seperti dengan Gunung Garuda dan Ispat Bukit Baja untuk menjamin ketersedi­aan besi siku kepada 14 pabrikan yang telah ditunjuk PLN. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya