Partai Demokrat menggelar kegiatan Refleksi Sumpah Pemuda ke-88 di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis, (27/10).
Acara ini dihadiri calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia tiba pukul 22.00 WIB setelah menghadiri acara silaturahmi dengan warga Minangkabau yang tinggal di Jakarta.
Ketua Departemen Pemuda DPP Partai Demokrat, Munawar Fuad dalam sambutannya menyampaikan makna dari Sumpah Pemuda adalah semangat nasionalisme yang merupakan hasil dari tangan-tangan pemuda Indonesia pada tahun 1928. Pemuda-pemuda Indonesia bersatu untuk memberikan solusi kebangsaan pada masa itu.
"88 tahun lalu dengan semangat kebhinekaan, para pemuda berumpul melahirkan sebuah bangsa. Lalu lahir negara saat proklamasi," kata Fuad.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Jafar Hafsah mengajak para pemuda untuk merefleksi kembali perjalanan pemuda Indonesia yang berperan begitu besar akan lahirnya nama Indonesia.
Pemuda berhasil menyatukan Indonesia yang memiliki banyak etnis dan pulau hingga semuanya menjadi satu, yakni bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.
"Dulu Sumpah Palapa yang disebut hanya Nusantara. Baru saat Sumpah Pemuda, nama Indonesia lahir," kata Jafar.
Pada momentum Pilkada ini, Jafar mengutip ucapan Presiden pertama RI Soekarno: "Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia."
Terkait itu, Partai Demokrat memberikan satu pemuda bernama Agus Harimurti Yudhoyono untuk membawa perubahan bagi ibukota Jakarta.
"Maka berikan kami satu pemuda, untuk mengguncang Ibukota," tutup Jafar.
[zul]