Berita

Foto: Net

Bisnis

Kajian NCICD Diserahkan Ke Presiden Pekan Ini

KAMIS, 27 OKTOBER 2016 | 11:27 WIB | LAPORAN:

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pekan ini akan menyerahkan hasil kajian proyek pembangunan tanggul laut raksasa, atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) kepada Presiden Jokowi.

"Minggu ini kamu serahkan ke Presiden," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Kamis, (27/10).

Mantan menteri keuangan ini sebelumnya berulang kali menyampaikan bahwa Bappenas fokus pada kebutuhan pembangunan tanggul raksasa, bukan pada reklamasi laut yang kini tengah terjadi di laut Jakarta. Hal ini mengingat intrusi air laut dari Utara Jakarta sudah sampai ke kawasan Monumen Nasional (Monas).


Proyek NCICD sendiri terbagi dalam tiga tahap, yakni pertama Tahap A untuk penguatan sistem tanggul laut dan sungai yang telah ada dengan target pembangunannya selesai pada 207.

Tahap B dimulai tahun 2018 hingga 2025, dengan membangun tanggul laut lepas pantai di bagian barat Teluk Jakarta.

Tahap C pembangunan tanggul laut lepas pantai bagian timur Teluk Jakarta, dikerjakan setelah tahap B usai.

Kajian Bappenas sendiri menjadi sangat penting karena akan menentukan desain dan jarak antar pulau buatan dalam reklamasi dari daratan. Pengembang juga wajib menyusun izin lingkungan dengan mempertimbangkan tanggul laut.

Sementara beberapa waktu lalu, Menko Maritim Luhut Panjaitan bersikukuh melanjutkan proyek reklamasi, meski kajian tanggul raksasa dari Bappenas belum selesai.

Luhut mengaku telah mengumpulkan banyak pihak untuk melakukan kajian mengenai kelanjutan nasib reklamasi Pantai Utara Jakarta. Menurutnya, kajian dari BPPT dan PLN sudah cukup untuk memutuskan proyek reklamasi dilanjutkan kembali.[wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya