Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Balon Udara Boleh Jadi Alat Peraga Kampanye di DKI, Tapi...

RABU, 26 OKTOBER 2016 | 20:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta diperkenankan menggunakan balon udara sebagai alat peraga kampanye. ‎Hal itu sebagaimana hasil kesepakatan Komisi Pemilihan Umum Daerah Khusus Ibukota (KPU DKI) dengan perwakilan ketiga pasangan calon.

"Balon udara boleh, tapi sebanyak satu buah setiap kecamatan se-DKI Jakarta," tegas Komisioner KPU DKI Bidang Sosialisasi Betty Epsilon Idroos dalam rapat koordinasi Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dan Pembatasan Dana Kampanye Pilkada DKI 2017 di Kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (26/10).

Balon udara belum diatur dalam Peraturan KPU sebagai alat peraga kampanye. ‎Namun melalui sebuah kesepakatan antara perwakilan ketiga pasangan calon, dicapai sebuah mufakat untuk memperbolehkan penggunaan balon udara. Hasil mufakat ini kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) KPU DKI.


Namun begitu, KPU DKI melarang penggunaan mobil bervideotron yang menampilkan gambar pasangan calon. Tapi, selama mobil bergambar itu tidak menampilkan visualisasi yang masuk dalam kategori iklan media massa maka diperbolehkan. Penggunaannya pun harus terlebih dahulu didaftarkan ke KPU DKI.

"Tapi ingat ya, yang billboard berjalan (videotron) itu tidak diperbolehkan," imbau Betty.

Adapun bahan dan alat peraga kampanye yang boleh digunakan selama masa kampanye tercantum dalam PKPU Nomor 12/2016 tentang Kampanye Pilkada. [sam]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya