Berita

Bisnis

Aneh, Konsultan Blok Masela Ditunjuk Langsung

RABU, 26 OKTOBER 2016 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menyesalkan adanya penunjukan langsung PT Sinergy Engineering (SE) dan Poten & Partners (PP) sebagai konsultan proyek Blok Masela.

Penunjukan langsung yang diputuskan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi ini dinilainya justru berpotensi merugikan negara sebesar Rp3,8 miliar.

"Yang namanya penunjukan langsung sangat diharamkan oleh banyak peraturan lantaran yang dapat atau menang lelang, biasanya perusahaan-perusahaan yang tidak mampu memenuhi persyaratan administrasi," kata Uchok Sky Khadafi di Jakarta, Rabu (26/10).


Atau memang, penunjukan pemenang lelang ini karena faktor pertemanan, persaudaraan, atau kelompok kepentingan politik.

Menurut Ucok,  agar lebih jelas maksud dari penunjukan langsung ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera panggil saja Ketua SKK Migas, Amien Sunaryadi.

"Yang panggil harus penyidik KPK, bukan penyidik dari dewan etik KPK karena beliau bukan orang KPK lagi," ujar Ucok.

Sementara itu, Direktur Lembaga Kajian dan Advokasi Energi dan SDA (LKA ESDA) AC Rachman berpendapat, dalam kasus penunjukan langsung seperti ini jika terjadi masalah biasanya pejabat tertinggi lembaga melempar tanggung jawab ke jajaran bawahannya.

Keganjilan kasat mata dalam penunjukan konsultan tersebut, menurut Rachman, seharusnya tidak terjadi. Apalagi Amien sebelum diangkat sebagai kepala SKK Migas dikenal sebagai auditor dan mantan jajaran KPK.

Di samping itu, penunjukan Poten setelah SKK Migas memberikan rekomendasi persetujuan revisi Plan of Development (PoD) Blok Masela ke Menteri ESDM juga dinilainya sangat aneh.

"Dengan fakta yang demikian, sudah barang  tentu pihak konsultan yang ditunjuk oleh SKK Migas akan memberikan opini yang sejalan dengan rekomendasi SKK Migas ke Menteri ESDM," katanya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya