Berita

Siti Fadilah/Net

Hukum

Siti Fadillah Melawan, Berencana Adukan KPK Ke Presiden Jokowi

SELASA, 25 OKTOBER 2016 | 17:09 WIB | LAPORAN:

Pihak keluarga tidak terima dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Siti Fadilah Supari. Mereka melawan dan akan mengadukan lembaga antirasuah ke Presiden Joko Widodo.

Burhan Rosyidi selaku adik dari Siti Fadilah menjelaskan aduan disampaikan ke Presiden Jokowi karena keluarga curiga penahanan tersebut berbau politik.

Menurut dia, tim pengacara beserta keluarga siap membeberkan kasus tersebut kepada Presiden Joko Widodo untuk mencari keadilan.


"Pak Joko Widodo diberi mandat oleh rakyat untuk kelola negeri ini termasuk hukum. Kalau perlu tim lawyer bisa presentasikan semuanya kepada Pak Jokowi dimana letak persoalannya. Saya katakan bahwa Bu Siti ini secara bukti permulaan tidak memenuhi syarat. Yang tahu persis justru KPK. Mereka punya ilmu untuk menyidik semua itu," ujar Burhan saat konfrensi pers di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Selasa (25/10).

Dia menginformasikan, kakaknya saat ini masih syok atas penahanan oleh KPK. Dia merasa dirinya tidak bersalah dalam kasus ini.

"Semalam saya sudah datang. Kondisinya syok. Ya biasa. Wong dia nggak salah. Wong dia nggak maling," tutup Burhan.

KPK resmi menahan eks Menkes Siti Fadilah Supari. Siti ditahan di Rutan Pondok Bambu Cabang KPK, Jakarta Timur, Senin (24/10). Dia ditahan untuk 20 hari pertama demi kepentingan penyidikan.

KPK menjerat Siti dengan Pasal 12b atau Pasal 5 (2) jo Pasai 5 ayat (1) huruf b atau Pasai 11 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya