Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Menkeu Sri: Persediaan Kas Negara Mencukupi

SENIN, 24 OKTOBER 2016 | 14:56 WIB | LAPORAN:


Menkeu Sri Jamin Sistem Keuangan Indonesia Stabil  

RMOL. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan, perlunya koordinasi kebijakan antarlembaga perekonomian untuk mengelola ekonomi Indonesia agar tetap stabil.

Hal itu disampaikan Sri Mulyani usai memimpin rapat rutin Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengenai asesment dan pengawasan, analisa dan respons dari sistem keuangan nasional atas ekonomi secara global.

Hal itu disampaikan Sri Mulyani usai memimpin rapat rutin Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengenai asesment dan pengawasan, analisa dan respons dari sistem keuangan nasional atas ekonomi secara global.

"Koordinasi kebijakan sangat penting, jadi langkah OJK, BI, Menkeu, saling memperkuat, tidak saling melemahkan," kata Sri di Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta, (24/10).

Sri menegaskan, pemerintah juga tengah berupaya keras untuk menjaga perekonomian Indonesia, agar pelaku ekonomi merasa aman.

"Kita memberikan signal bagi pelaku ekonomi bahwa kita sungguh-sungguh menjaga perekonomian Indonesia menjadi terjaga," ujar mantan Managing Director World Bank ini.

Sejauh ini, perekonomian global diakui Sri masih menjadi risiko yang melemahkan perekonomian Indonesia. Namun, pemerintah melihat ada sektor-sektor yang perlu didukung kendati ekonomi melemah.

Dana repatriasi tax amnesty salah satunya, akan digunakan untuk kegiatan ekonomi yang produktif. Saat ini dana tebusan yang terserap oleh pemerintah sudah mencapai Rp 97 triliun.
 
"Pemerintah memiliki persediaan kas yang cukup," kata Sri.

Berdasarkan hasil pemantauan dan asesment terhadap perkembangan nilai tukar, makroprudensial, sistem pembayaran, pasa modal, pasar surat berharga negara (SBN), perbankan, lembaga keuangan nonbank, penjamin simpanan dan fiskal, KSSK menyimpulkan kondisi stabilitas sistem keuangan triwulan III 2016 dalam kondisi baik dan terkendali.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya