Berita

Sirojuddin-Didi (kanan-kedua dari kanan)

Hukum

PD: Korupsi Masih Banyak Karena KPK Cuma Tangani Kasus Ecek-Ecek

SENIN, 24 OKTOBER 2016 | 01:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan bahwa kondisi penegakan hukum di era kepemimpinan Jokowi-JK secara umum dinilai positif oleh masyarakat. Setidaknya, sebanyak 46 persen warga menyatakan hal tersebut.

Namun sayangnya, di satu sisi publik masih menilai penanganan korupsi era Jokowi-JK belum banyak mengalami kemajuan berarti.

"Tercatat sebanyak 52 persen warga menilai bahwa korupsi sekarang semakin banyak," ujar Direktur Program SMRC Sirojuddin Abbas dalam pemaparan hasil survei SMRC bertajuk 'Dua Tahun Pemerintah Jokowi-JK: Evaluasi Publik Nasional'‎ di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Minggu (23/10).


Wasekjen DPP Partai Demokrat Didi Irawadi yang hadir sebagai penanggap, menganggap hal itu lumrah. Menurutnya, dalam kasus pemberantasan korupsi, KPK masih bertindak seperti tebang pilih.‎ KPK juga hanya menyentuh kasus-kasus korupsi yang bernilai rendah.
‎
"Kalau saya lihat KPK hanya (tangani) kasus-kasus semacam ya kasus begitu. Kalau hanya uang Rp 100 juta itu bisa ditangani oleh Kepolisian, bahkan di tingkat Polres. Apalagi kasus Saipul Jamil, kan nilai kasusnya kecil dan tak sebanding dengan KPK yang punya kewenangan extraordinary," pungkasnya. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya