Berita

Barbuk narkoba/Net

Politik

Publik Nilai Peredaran Narkoba Semakin Meningkat

MINGGU, 23 OKTOBER 2016 | 22:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Jokowi-JK tengah gencar memberantas peredaran narkoba di negeri ini. Pemerintah bahkan tidak segan-segan untuk mengeksekusi mati gembong-gembong narkoba. Namun sayangnya, masyarakat justru menilai pengguna narkoba sekarang ini semakin banyak.

Demikian temuan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) lewat survei bertajuk "Dua Tahun Pemerintah Jokowi-JK: Evaluasi Publik Nasional" yang dirilis di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Minggu (23/10).

"Sekitar 48 persen warga menilai bahwa penggunaan narkoba sekarang semakin banyak," ujar Direktur Program SMRC, Sirojuddin Abbas.


‎Sementara masyarakat yang menilai penggunaan narkoba semakin sedikit hanya sekitar 22 persen dan yang merasa tidak ada perubahan atau sama saja dengan tahun lalu sebesar 16 persen‎.

Survei ini memiliki jumlah responden 1.220 orang dengan responden yang dapat diwawancara secara valid sebesar 1.035 atau 84,8 persen. Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang terlatih. Metode yang digunakan multistage random sampling dengan margin of error sebesar plus minus 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara lapangan dilakukan pada 13 hingga 17 Oktober 2016.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya