Berita

Foto: LSCAA-LSPR

Kesehatan

From the Eyes of Tiffany, Pameran Lukisan Wanita Penyandang Autisme

MINGGU, 23 OKTOBER 2016 | 18:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tiffany Komara namanya. Sejak berusia 13 tahun, wanita yang kini berusia 31 tahun itu sudah gemar melukis. Kebanyakan lukisannya bertema alam dan hewan. Tiffany terlahir sebagai anak berkebutuhan khusus. Selain mengidap autisme, Tiffany juga punya masalah dengan penglihatannya.

Enam tahun lalu kondisi penglihatan Tiffany semakin memburuk, membuatnya tak bisa lagi melukis.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap Tiffany dan penderita autisme lainnya, London School Centre for Autism Awareness (LSCAA)  bersama Rotary Club Jakarta-Menteng, Motion Blue Jakarta dan Sunrise Gallery menggelar pameran "From the Eyes of Tiffany".


Sebanyak 12 lukisan Tiffany dipamerkan dari tanggal 22 Oktober hingga 5 November di Sunrise Gallery, Fairmont Hotel, Jakarta. Menurut penyelenggara, setiap lukisan yang dipamerkan itu direproduksi sebanyak lima buah. Selain itu ke-12 lukisan itu pun diaplikasikan ke media lain seperti note book, black card, dan bantal.

Hasil penjualan semua merchandising lukisan Tiffany digunakan untuk membiayai kampanye peduli pengidap autisme.

"Pameran ini bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat mengenai para penyandang autistik, yang kebanyakan memiliki kesulitan berkomunikasi. Juga agar masyarakat tergerak untuk ikut berperan aktif dalam kampanye peduli autisme kami," ujar pendiri London School of Public Relations, Prita Kemal Gani ketika memberikan sambutan dalam pembukaan pameran, Sabtu (22/10).

Tiffany hadir dalam pembukaan pameran itu, mengenai baju merah marun dan mahkota perak di rambutnya.

"Keindahan, keragaman dan kekayaan warna hasil lukisan merupakan cara Tiffany mengekspresikan diri," kata Prita lagi.

"Dengan pameran lukisan ini, kami berharap masyarakat semakin terbuka wawasannya mengenai kelebihan-kelebihan anak dengan autisme dan tergerak untuk ikut berperan aktif dalam kampanye peduli autisme kami," tambahnya.

Pembukaan pameran lukisan "From the Eyes of Tiffany" ditandai dengan pengguntingan pita oleh tamu istimewa yang hadir dalam pembukaan, diawali Dutabesar Republik Rakyat China untuk ASEAN Xu Bu, pendiri LSPR Prita Kemal Gani, Managing Director Sunrise Gallery Jessica Senjaya, dan  Presiden Rotary Club Jakarta-Menteng Herbert Ang.

Pianis cilik Michael Anthony yang juga mengidap autisme dan memiliki gangguan penglihatan memperlihatkan kemampuannya memainkan piano dalam pembukaan pameran Tiffany. Juga ada London School Beyond Academy bersama kak Emil yang menyanyikan theme song LSCAA "Meraih Bintang". Tiffany pun ikut bernyanyi meramaikan acara ini.

London School Centre for Autism Awareness (LSCAA) merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) LSPR Jakarta sebagai bentuk kepeduliannya terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang salah satu karakteristiknya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi baik verbal ataupun non-verbal.

Melalui LSCAA, LSPR Jakarta berharap dapat mengkomunikasikan mengenai autisme kepada masyarakat Indonesia. Berbagai kegiatan yang telah diselenggarkan oleh LSCAA seperti acara tahunan Autism Awareness Festival, Workshop for Parents, pembuatan produksi film pendek "Saudaraku Berbeda", Teachers Training, untuk mengkomunikasikan perihal sosialisasi autisme.

Hingga saat ini, LSCAA telah memberikan pelatihan kepada 5028 guru yang mewakili 1616 Sekolah Dasar se-Jabodetabek. Pemutaran film Saudaraku Berbeda” telah dilakukan di 24 sekolah dan ditonton oleh 3131 siswa. Orang tua pun dilibatkan dengan berbagi pengalaman dengan yang lainnya yang telah diikuti oleh 264 orang.

Adapun London School of Public Relations-Jakarta yang berdiri sejak 1 Juli 1992 adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana ilmu komunikasi yang terbagi atas enam konsentrasi pilihan yaitu, Public Relations, International Relations, Marketing, Mass Communication, Visual Design Communication & Advertising dan Performing Arts Communication.

LSPR juga memiliki program pasca sarjana yang terbagi menjadi empat konsentrasi yaitu Corporate Communication, Marketing Communication, International Relations Communication dan Mass Media Management.

Saat ini LSPR-Jakarta memiliki 16.264 lulusan serta lebih dari 4.500 mahasiswa aktif. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya