Dua tahun kepemimpinan Jokowi-JK, perbaikan telah dirasakan warga baik pada kondisi ekonomi rumah tangga maupun pada kondisi ekonomi sosial.
Demikian temuan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) lewat survei bertajuk "Dua Tahun Pemerintah Jokowi-JK: Evaluasi Publik Nasional" yang dirilis di Sari Pan Pasific, Jakarta, Minggu (23/10).
Jumlah reponden survei ini sebesar 1.220 dengan responden yang dapat diwawancara secara valid sebesar 1.035 atau 84,8 persen. Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang terlatih.
Metode yang digunakan
multistage random sampling dengan
margin of error sebesar plus minus 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara lapangan dilakukan pada 13 hingga 17 Oktober 2016.
"Sebanyak 45 persen warga merasa kondisi ekonomi rumah tangganya sekarang lebih baik atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu," ujar Direktur Program SMRC Sirojuddin Abbas‎.
Sementara publik yang merasa kondisi ekonomi rumah tangganya lebih buruk sebesar 23 persen dan yang merasa tidak ada perubahan sebesar 31 persen.
Sementara itu mayoritas masyarakat atau sebesar 65 persen merasa optimis rumah tangganya setahun ke depan akan ‎lebih baik jika dibanding sekarang.
Sekitar 40 persen warga, merasa kondisi ekonomi nasional sekarang lebih baik atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu, yang merasa lebih buruk atau jauh lebih buruk 20 persen dan yang merasa tidak ada perubahan ‎32 persen.
"Mayoritas warga (56 persen) optimis bahwa kondisi ekonomi nasional setahun ke depan akan lebih baik atau jauh lebih bai‎k dari sekarang," pungkasnya.
[zul]