Berita

Politik

SMRC: Dua Tahun Jokowi-JK, Masyarakat Sudah Rasakan Perbaikan Ekonomi

MINGGU, 23 OKTOBER 2016 | 16:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dua tahun kepemimpinan Jokowi-JK, perbaikan telah dirasakan warga baik pada kondisi ekonomi rumah tangga maupun pada kondisi ekonomi sosial.

Demikian temuan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) lewat survei bertajuk "Dua Tahun Pemerintah Jokowi-JK: Evaluasi Publik Nasional" yang dirilis di Sari Pan Pasific, Jakarta, Minggu (23/10).

Jumlah reponden survei ini sebesar 1.220 dengan responden yang dapat diwawancara secara valid sebesar 1.035 atau 84,8 persen. Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang terlatih.


Metode yang digunakan multistage random sampling dengan margin of error sebesar plus minus 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara lapangan dilakukan pada 13 hingga 17 Oktober 2016.

"Sebanyak 45 persen warga merasa kondisi ekonomi rumah tangganya sekarang lebih baik atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu," ujar Direktur Program SMRC Sirojuddin Abbas‎.

Sementara publik yang merasa kondisi ekonomi rumah tangganya lebih buruk sebesar 23 persen dan yang merasa tidak ada perubahan sebesar 31 persen.

Sementara itu mayoritas masyarakat atau sebesar 65 persen merasa optimis rumah tangganya setahun ke depan akan ‎lebih baik jika dibanding sekarang.

Sekitar 40 persen warga, merasa kondisi ekonomi nasional sekarang lebih baik atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu, yang merasa lebih buruk atau jauh lebih buruk 20 persen dan yang merasa tidak ada perubahan ‎32 persen.

"Mayoritas warga (56 persen) optimis bahwa kondisi ekonomi nasional setahun ke depan akan lebih baik atau jauh lebih bai‎k dari sekarang," pungkasnya. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya