Berita

Net

Hukum

Pemberantasan Pungli Bisa Ganggu Pelayanan Publik

MINGGU, 23 OKTOBER 2016 | 08:36 WIB | LAPORAN:

DPD RI mengingatkan jika birokrasi pelayanan publik dapat menjadi lamban akibat pemberantasan praktik pungutan liar yang melibatkan pegawai bawahan.

"Praktik pungli yang melibatkan pegawai bawahan nilainya rendah tetapi tetap masif. Ada kecenderungan pelaksana tugas birokrasi pelayanan publik tidak lagi responsif menjalankan tugas," kata Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad di Jakarta, MInggu (23/10).

Dia menjelaskan, praktik pungli sudah berlangsung lama di Indonesia. Karenanya sudah berurat berakar dalam tubuh birokrasi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.


"Praktik pungli yang melibatkan pejabat terkait pembuatan keputusan sejalan dengan diskresi yang dimiliki dapat mengalihkan objek keputusannya. Baik menyangkut proyek maupun pembinaan personil," ujar Farouk.

Untuk itu, dia mengingatkan bahwa harus ada pendekatan komprehensif dalam menangani pungli. Yakni melalui pembenahan sistem sekaligus memberikan kesadaran kepada masyarakat. Selain juga keteladanan pemimpin, motivasi dan sugesti positif kepada pegawai secara rutin, serta penguatan moral melalui pendekatan agama.

"Sangat diperlukan untuk pengembangan sistem integritas di tempat kerja harus terus ditingkatkan hingga terbentuknya budaya kerja yang tidak ada toleransi kepada pungli," demikian Farouk. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya