Berita

Hukum

Langgar Profesionalisme Jurnalistik, Pemprov Maluku Laporkan Media Ke Dewan Pers

MINGGU, 23 OKTOBER 2016 | 08:08 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi Maluku akan melaporkan media cetak Harian Spektrum ke Dewan Pers akibat pemberitaan pada 3 Oktober 2016 di halaman satu dengan judul 'Rups Terbatas Kafe Victoria', tanggal 4 Oktober halaman satu berjudul 'Jaksa Diminta Periksa Pemegang Saham', dan 14 Oktober juga pada halaman satu berjudul 'Kasus Bank Maluku Bib Geram'.

Menurut Kabag Humas Pemprov Maluku Bobby Kin Palapia, pihaknya menganggap pelaporan itu dengan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

"Kami anggap sebagai pelanggaran profesionalisme jurnalistik. Pemberitaan Harian Spektrum tersebut sangat tidak berimbang, tidak cover all sides dan telah menghakimi (trial by press) Gubernur Maluku Said Assagaff," ujar Bobby dalam keterangannya, Minggu (23/10).


Karena pemberitaan yang tidak profesional tersebut Pemprov Maluku merasa dirugikan. Imej dan reputasi Gubernur Said sebagai kepala daerah juga dikhawatirkan menurun.  

Bobby menegaskan bahwa pemberitaan yang dimuat dilakukan tanpa ada proses wawancara sebelumnya, dan telah melanggar prinsip dasar jurnalistik. Pemberitaan selayaknya memaparkan data dan fakta versi Gubernur Said.   

"Pemberitaan harus dilakukan demi kepentingan yang lebih luas yakni masyarakat. Bukan kepentingan tertentu," ujarnya.

Atas dasar tersebut, Pemprov Maluku menyimpulkan bahwa pemberitaan Harian Spektrum sangat tidak profesional, tendensius dan cenderung menghakimi.

"Kami juga sudah meminta ditayangkan hak jawab di media tersebut dan di halaman depan. Langkah itu kami lakukan sesuai Undang Undang Pokok Pers Nomor 40/1999 pasal 5 ayat 2," jelas Bobby.

Pemprov Makluku pun siap mengambil langkah selanjutnya jika hak jawab tidak ditayangkan.

"Kan sudah ada wadahnya yakni Dewan Pers dan institusi penegak hukum. Karena keberatan kami ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan renungan bagi semua pihak untuk senantiasa menjunjung tinggi tugas mulia jurnalistik yang objektif," demikian Bobby. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya