Berita

Bisnis

Lautan Luas Ditunjuk Jadi Penyelenggara Pusat Logistik Berikat

MINGGU, 23 OKTOBER 2016 | 07:47 WIB | LAPORAN:

PT Lautan Luas Tbk. ditunjuk sebagai penyelenggara sekaligus pengelola Pusat Logistik Berikat (PLB) yang merupakan program dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Mengacu pada kebijakan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II pada September 2015 lalu, keberadaan PLB sangat diperlukan bagi pebisnis lokal juga mancanegara dalam menunjang penyimpanan barang impor dan ekspor di Indonesia.

Terkait hal itu, Menkeu Sri Mulyani pada Jakarta International Logistic Summit & Expo yang digelar Rabu lalu (19/10) menyakini bahwa pembentukan PLB memiliki dampak luas dan jangka panjang bagi perekonomian Indonesia. Diantaranya mendukung dan melancarkan potensi ekspor daerah, baik di pusat maupun kawasan timur Indonesia hingga menunjang pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).


Sementara, Ridwan Adipoetra selaku Head of Corporate Communication PT Lautan Luas Tbk. mengatakan penunjukan tersebut sebagai langkah pihaknya dalam mendukung program ekonomi pemerintah.

"Ke depannya kami akan mengikutsertakan juga beberapa gudang cabang kami. Salah satunya yang ada di Surabaya," kata Ridwan dalam keterangannya, Minggu (23/10).

PT Lautan Luas Tbk. sendiri merupakan salah satu dari 28 perusahaan yang bersertifikasi PLB karena memiliki kesiapan sistem dan rekam jejak sangat baik, juga sudah memiliki Sertifikat Authorized Economic Operator (AEO). Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan manufaktur bahan kimia dasar dan khusus itu tidak hanya fokus melayani PLB industri kimia namun juga industri lainnya. [wah]  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya