Berita

Foto: RM

Politik

Anak Muda Marhaen Ikutan Dukung Agus-Sylvi

JUMAT, 21 OKTOBER 2016 | 16:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekelompok orang berhaluan nasionalis marhaenis yang menamai diri sebagai Banteng Jakarta Raya (BAJRA) menyatakan dukungan kepada pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dalam Pilkada DKI 2017.

Koordinator BAJRA‎, Renanda Bachtar ‎menyatakan bahwa kekuatan marhaen di Jakarta sangat signifikan. Pihaknya mencatat bahwa sebanya 300 ribu pemilih suara dari kelompok marhaen siap memilih pasangan Agus-Sylvi di Pilgub DKI 2017.

"Setelah kita identifikasi, mungkin kita bisa sumbangkan suara minimal 300 ribu untuk pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni," kata dia saat deklarasi di Resto Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (21/10).


Disampaikan Renanda, pemimpin Jakarta saat ini tidak lagi melayani masyarakat dengan baik. Sebaliknya, pemimpin Jakarta saat ini justru mengadu domba antara rakyat dengan aparat. Idealnya, lanjut dia, Jakarta dipimpin oleh pemimpin yang memiliki pendekatan dialogis kepada warganya, santun, dan selalu melibatkan rakyat dalam pembangunan.

"Tapi semangat mengayomi dan melayani dengan kesantunan dan keadilan, nyata-nyata bukan menjadi jalan yng dipilih pemimpin Jakarta saat ini," sambungnya.

Atas alasan itu, BAJRA bertekat untuk mendukung pasangan Agus-Sylvi dalam Pilkada DKI 2017. Menurutnya, Agus memiliki semangat, jiwa nasionalisme, kecerdasan, energik, dan visi anak muda. Sementara Sylviana merupakan sosok yang mampu memetakan persoalan Jakarta. Sehingga, keduanya diyakini akan melahirkan komitmen untuk membangun Jakarta‎ yang tidak saja megah fisiknya, tetapi juga tempat yang membahagiakan semua rakyatnya.

‎"Dan akhirnya kita sampai pada kesimpulan, kepemimpinan yang punya karakter yang DNA-nya sama dengan kami kaum marhaenis, adalah pasangan Agus-Sylvi," pungkasnya. [sam]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya