Berita

Bisnis

ADB Akan Bantu Pertumbuhan Indonesia Bersih Dan Inklusif

JUMAT, 21 OKTOBER 2016 | 11:53 WIB | LAPORAN:

Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui Strategi Kemitraan (Country Partnership Strategy, CPS) dengan Indonesia untuk periode 2016-2019, dengan menetapkan program dukungan yang mengarah ke pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Indonesia telah mencapai kemajuan sosial, ekonomi dan politik yang luar biasa sejak kemerdekaannya tujuh dekade yang lalu," kata Sona Shrestha, Wakil Kepala Perwakilan ADB di Indonesia, Sona Shrestha.

Sona optimistis kemitraan baru ADB bersama Indonesia akan membantu melanjutkan kemajuan tersebut dengan upaya menuju pertumbuhan yang inklusif dan menjaga kelestarian lingkungan, yang dicapai melalui peningkatan infrastruktur, perbaikan tata kelola dan manajemen sektor publik, serta peningkatan pendidikan dan keterampilan.


Dukungan ADB dalam infrastruktur energi, jelas Sona, akan mendorong keandalan dan efisiensi jaringan listrik nasional, serta mengedepankan sumber energi yang lebih bersih seperti panas bumi dan gas alam.

Guna meningkatkan pendapatan di perdesaan, dukungan ADB di bidang ini akan berfokus pada irigasi, pasokan air, dan tanaman panen bernilai tinggi. Di tingkat kota, masyarakat miskin perkotaan akan memperoleh manfaat dari peningkatan manajemen saluran pembuangan dan air limbah.

"ADB akan mendukung reformasi fiskal untuk memperbaiki tata kelola belanja pemerintah, dan pengadaan layanan bagi kalangan yang paling membutuhkannya," ujar Sona Shrestha  melalui rilis yang diterima redaksi dari External Relations Officer Indonesia Resident Mission ADB, Cahyadi Indrananto.

Selain itu, lanjut Sona, dukungan ADB bagi reformasi pemerintah di bidang perbaikan iklim investasi dan pengurangan biaya dalam berusaha akan memperluas basis perekonomian dan menciptakan lapangan kerja.

Meskipun Indonesia telah meraih pencapaian luar biasa dalam akses pendidikan di setiap tingkat, tetapi mutu pendidikan masih menjadi persoalan. Meningkatkan mutu dan relevansi program pendidikan akan menjadi fokus dukungan ADB di bidang ini.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya