Berita

Politik

Jawab Fadli Zon, Maruarar Pastikan Kepemimpinan Jokowi Transformatif

KAMIS, 20 OKTOBER 2016 | 21:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Dialog Kebangsaan dengan tema "Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK "di DPR sangat menarik dan dinamis. Bagaimana tidak, diskusi ini menghadirkan Maruarar Sirait dari PDI Perjuangan dan Fadli Zon dari Gerindra.

Fadli Zon mengatakan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Joko Widodo tidak memiliki blue-print yang jelas. Bahkan dalam menyelesaikan masalah lebih kasuistik, Jokowi juga tidak mempunyai konsep yang berkelanjutan.

"Saya menilai Jokowi itu presiden tapi rasanya walikota,"ujar Fadli Zon, sambil mengatakan bahwa selama dua tahun pemerintahan, Jokowi-JK belum menorehkan keberhasilan.


Fadli Zon juga menilai sosok Jusuf Kalla (JK) kurang dilibatkan dalam pemerintahan. JK seakan-akan hanya menjadi ban serep belaka.

Tentu saja hal ini langsung dibantah oleh Maruarar Sirait. Maruarar mengatakan bahwa sikap Jokowi yang terlibat langsung dan turun ke bawah bukan berarti ia memimpin "rasa walikota." Hal ini justru menunjukkan kepimpinan Jokowi yang transformatif dan benar-benar mau menghadirkan pemerintahan yang melayani.

"Terbukti misalnya, pungli sudah bertahun-tahun menjadi masalah yang sulit dituntaskan. Namun di bawah pemerintahan Jokowi diatasi dengan massif dan mendapat sambutan baik dari masyarakat," ungkap Maruarar di gedung DPR, Senayan (Kamis, 20/10).

Terkait dengan hubungan Jokowi dan JK, Maruarar memastikan bahwa hubungan keduanya sangat baik. Sebagai orang yang mengenal dekat dengan Jokowi dan JK, Maruarar juga memastikan JK selalu dilibatkan dan berperan dalam pemerintahan.

"Konsolidasi dan komunikasi di antara keduanya sangat baik," tegas Maruarar.

Maruarar pun menegaskan bahwa pemerintahan Jokowi-JK sudah berjalan baik, khususnya pada bidang politik dan hukum. Di masa-masa awal-awal pemerintahan Jokowi-JK, ada pertarungan politik yang sangat kental di Parlemen antara KMP dan KIH. Namun pertarungan politik di parlemen tidak berjalan lama. Pasalnya pada tahun 2015 sampai ini pertarungan politik tersebut mulai mencair. Hal tersebut dapat terlihat seluruh kebijakan yang dibuat oleh pemerintah mendapat dukungan DPR.

"Saat ini penguatan politik terjadi di DPR. Ini bisa terlihat APBNP 2015 berjalan lancar, Pemilihan Kapolri berjalan lancar dan UU Tax Amnesty juga berjalan lancar," tambahnya.

Pada bidang hukum Maruarar menilai bahwa  pemerintah Jokowi-JK mampu menyinergiskan fungsi lembaga hukum. Selain itu, Pemerintah juga sangat mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Dengan menolak revisi UU KPK yang dianggap publik akan melemahkan fungsi KPK.

"Meskipun diawal pemerintahannya lembaga hukum bertarung antara KPK dan Polri. Tapi hal itu bisa terkonsolidasi," Maruarar.

Selain Maruarar dan Fadli Zon acara ini juga dihadiri oleh pengamat politik Indobarometer M Qodari dan pengamat ekonomi Indef Enny Sri Hartati.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya