Berita

Gamawan Fauzi/Net

Hukum

Gamawan: Bohong, Jika Dibilang Bu Sri Mulyani Nggak Ikut Rapat E-KTP

KAMIS, 20 OKTOBER 2016 | 14:57 WIB | LAPORAN:

Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi angkat bicara mengenai informasi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tidak terlibat dalam anggaran proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) periode 2011-2012.

Menurut Gamawan menceritakan, dalam rapat pembahasan angaran E-KTP bukan hanya dirinya, hadir juga Menkeu Sri, Kepala Bappenas Armida Alisjahbana dan menteri terkait era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Wakil Presiden (Wapres) yang saat itu dijabat oleh Budiono.

"Jadi, kalau ada yang bilang bu Sri Mulyani nggak ikut, itu bohong," ujar Gamawan sebelum pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korups (KPK), Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/10)


Lebih lanjut, Gamawan menjelaskan, dalam rapat pertama itu, ia meminta agar proyek e-KTP tidak ditangani Kementerian Dalam Negeri. Alasan dia karena belum banyak pengalaman sebagai mendagri.

"Karena itulah, setelah RAD (Rancangan Anggaran Dasar) disusun, saya minta diaudit oleh BPKP. Selesai diaudit BPKP itu saya bawa ke KPK, saya presentasikan di KPK lagi. Saran KPK saat itu, coba didampingi oleh LKPP," ujarnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri‎, Sugiharto.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 2 subsider ayat 3 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 dan 64 ayat 1 KUHP.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya