Berita

Foto: Humas Telkom

Bisnis

Telkom Indonesia Digital Learning Raih The Best CSR Program 2016

KAMIS, 20 OKTOBER 2016 | 11:36 WIB | LAPORAN:

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih penghargaan atas komitmennya dalam mengimplementasikan Corporate Social Responsibility. Program Indonesia Digital Learning (IDL) yang diselenggarakan Telkom berhasil meraih penghargaan sebagai The Best Program Kategori Peningkatan Mutu Pendidikan dalam ajang Nusantara CSR Summit & Awards 2016 yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR di Jakarta, (18/10).

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menyampaikan terima kasih pada semua pihak atas penghargaan yang diberikan untuk program Indonesia Digital Learning ini.

"Indonesia Digital Learning merupakan salah satu bentuk komitmen Telkom dalam membangun masyarakat digital Indonesia khususnya para guru melalui pembelajaran ICT bagi guru-guru di seluruh Indonesia," kata Arif.


Berdasarkan penilaian dewan juri yaitu Chairman The La Tofi School of CSR La Tofi, Direktur Eksekutif Komisi CSR Nasional Wahyu Aris Darmono dan Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Ibnu Hamad, program IDL dinilai berhasil memberikan pengaruh positif bagi perubahan kehidupan komunitas guru melalui peningkatan kompetensi, keterampilan dan kualitas pengajar, khususnya dalam memanfaatkan ICT dalam proses belajar mengajar.

Penilaian terhadap perusahaan baik swasta maupun BUMN ini menggunakan sejumlah parameter di antaranya dampak dari program mengacu pada tingkat dan cakupan kesuksesan program dalam mengatasi masalah berdasarkan identifikasi kebutuhan sosial.

Dampak ini mengacu pada hasil kuantitatif dari program. faktor inovasi pada program mengacu pada strategi atau inisiatif baru apa saja yang diadopsi untuk mengatasi kebutuhan sosial. Inovasi mengacu pada pemikiran out of the box dan pendekatan yang belum diterapkan secara luas. Serta faktor penilaian mudah diterapkan atau dicontoh, artinya program mengacu pada potensi untuk merangsang pihak lainnya melakukan inovasi berikutnya. Mudah diterapkan artinya membuat program menjadi efektif serta hasil yang konsisten di lokasi-lokasi baru.

Dan parameter terakhir yakni mudah diukur artinya program mengacu pada potensi untuk ditingkatkan dalam rangka mencapai target yang lebih besar.

Program pembelajaran ICT bagi guru di seluruh Indonesia telah dilakukan Telkom secara konsisten sejak 2008 yang dimulai dengan program Bagimu Guru Ku Persembahkan”. Seiring dengan arah transformasi perusahaan menuju digital company, pada 2014 program tersebut mengalami pengembangan format menjadi Indonesia Digital Learning.

"Melalui IDL, Telkom berharap peningkatan kualitas para pengajar di Indonesia, khususnya dalam pemanfaatan ICT dalam proses belajar mengajar dapat berdampak positif bagi iklim belajar dan mewujudkan generasi muda yang kreatif, inovatif dan memiliki kompetensi untuk menghadapi persaingan global," pungkas Arif.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya