Partai Golkar berkomitmen untuk mendukung kemajuan potensi kemaritiman yang terus digalakkan pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakilnya, Jusuf Kalla, terutama potensi perikanan di Provinsi Maluku.
Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto di sela-sela kunjungannya ke Provinsi Maluku, Rabu (19/10).
"Partai Golkar berkomitmen mendukung pemerintah Provinsi Maluku untuk dapat memanfaatkan potensi maritim, terutama perikanan di Provinsi Maluku yang selama ini dikenal sebagai lumbung ikan nasional," sambungnya.
Kepada Novanto, warga Maluku mengeluhkan soal adanya moratorium kapal ikan dan banyaknya kapal ikan yang menganggur. Akibat kebijakan tersebut, produksi ikan di Maluku menjadi berkurang. Padahal potensi ikan di Maluku ini mencapai 1,5 juta ton per-tahun. Namun, sekarang ini potensi ini hanya bisa digali 500 ribu ton per tahun.
Mendapatkan keluhan tersebut, Novanto berjanji akan menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak-pihak terkait, terutama Menteri koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan.
Novanto berada di Maluku bersama istri yang juga Ketua Umum IIPG, Deisty Novanto, dan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar, seperti Roem Kono, Robert Kardinal dan Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Indonesia II Ahmad Hidayat Mus serta Ketua DPD Partai Golkar Maluku yang juga Gubernur Maluku, Said Assegaf, wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua. Dalam kesempatan ini Ketua Umum DPP Partai Golkar menghadiri Festival Pesona Meti Key, di Pantai Pasir Panjang, Maluku.
Dalam kesempatan yang sama, Novanto juga menyampaikan lagi soal kebijakan Partai Golkar tentang dukungannya terhadap pencalonan Jokowi sebagai Presiden dari Partai Golkar tahun 2019.
Masyarakat Maluku mendukung kebijakan tersebut. Sebab, Pemerintahan Jokowi telah berhasil membangun infrastuktur pertanian, kemaritiman, pelabuhan dan kebijakan lainnya yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah.
Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Said Assegaf mengatakan bahwa kunjungan Novanto dan rombongan ke Maluku ini merupakan kebangkitan kemenangan partai beringin di Provinsi Maluku.
[sam]