Berita

Komisaris Jenderal Ari Dono /Net

Wawancara

WAWANCARA

Komisaris Jenderal Ari Dono: Tak Ada Perlakuan Khusus Bagi Ahok, Semua WNI Sama Di Hadapan Hukum...

RABU, 19 OKTOBER 2016 | 09:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jenderal bintang tiga ini menegaskan kepolisian tak akan mengulur-ngulur waktu untuk memanggil bakal cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama.

Selain itu kepolisian juga tak akan pernah merasa mem­beri perlakuan khusus terhadap Ahok. "Semua warga negara Indonesia berkedudukan sama di hadapan hukum. Kalau kar­ena faktor dekat, banyak yang dekat," ujarnya kepada Rakyat Merdeka. Berikut wawancara selengkapnya;

Bagaimana perkembangan penanganan kasus Ahok sam­pai saat ini?

Sampai saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Sampai saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Siapa saja itu saksi-saksinya?

Itu dari orang-orang di lokasi, di tempat kegiatan. Kemudian yang melaporkan kemarin, kita interview. Kita tanya, lapornya kenapa, taunya darimana. Nantinya kita akan saling cross check, darimana kemana yang dilihat apa.

Boleh tahu nggak nih apa bocoran menarik dari hasil pemeriksaan saksi-saksi itu?

Nggak boleh dong, itu kan rahasia... he..he..he..

Jadi, konkretnya Ahok ka­pan dipanggil?
Belum. Kita selesaikan dulu pemanggilan saksi-saksi. Kasus apapun itu kan yang harus di­panggil dan diperiksa terlebih dahulu adalah saksi-saksi, baru kemudian terlapor. Supaya tidak bolak-balik nanti.

Apakah ada pengaruh pilka­da untuk mengulur-ngulur pemanggilan Ahok, kemudian baru memanggil Ahok setelah pilkada?

Yang pasti proses hukum terus berjalan.

Barangkali Ahok ada perlakuan khusus, lantaran dipandang dekat dengan Presiden Jokowi?

Tidak ada perlakuan khusus. Semua warga negara Indonesia berkedudukan sama di hadapan hukum. Kalau karena faktor dekat, banyak yang dekat.

Tapi sejumlah pihak menilai kok penanganan kasus ini kesannya lelet?

Tidak ada yang lelet, cuma kan sekarang kan lagi musim Pilkada. Komentarnya kan bisa macam-macam. Semua bisa dipolitisir.

Apa ada intervensi dari pihak tertentu?

Tidak ada intervensi, kita terus jalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Jadi, ada kemungkinan Ahok dipanggil sebelum pilka­da usai?

Saya tidak mau bicara ke­mungkinan-kemungkinan, atau berandai-andai. Kita tunggu saja nanti bagaimana prosesnya.

Kasus Ahok ini masuk kat­egori hate speech nggak?

Nanti kita tunggu dulu ba­gaimana hasilnya. Belum bisa kita sampaikan sekarang...

Oh ya, bagaimana dengan penanganan hate speech yang belakangan marak di sosial media, khususnya saat pilkada seperti sekarang ini?

Kita ada patroli cyber, kalau nanti kita punya bukti cukup kita langsung proses hukum. Oleh karena itu masyarakat jangan sembarangan menge­luarkan komentar terhadap suatu permasalahan yang be­lum diketahui, fitnah dan lain­nya. Kita harus terus menjaga rasa aman dan damai di tengah masyarakat. ***

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya