Berita

Bisnis

Menperin Tagih Janji Jepang Investasi Sektor Otomotif

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 18:02 WIB | LAPORAN:

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto baru saja kembali dari Jepang untuk membahas perkembangan industri di Tanah Air.

Dalam kunjungan tersebut, Airlangga menagih komitmen Jepang yang pernah berjanji kepada Presiden Jokowi, yaitu berinvestasi sektor otomotif di Indonesia.

"Toyota kan janji investasi Rp 20 triliun. Mereka sudah invest Rp 10 triliun," kata Airlangga usai menghadiri rapat dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, di Gedung Kemenko Maritim, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin, (16/10).


Airlangga meminta Toyota terus meningkatkan local content dari Indonesia sebagai bahan baku pembuatan mobil. Apalagi saat ini, Daihatsu sudah 100 persen dimiliki oleh Toyota. Pengembangan otomotif kini sudah 40 persen Low Cost Green Car (LCGC).

"Kami minta local contennya dari Indonesia. Bajanya dari Indonesia, baja untuk body mobil," kata dia.

Selain mendorong penggunaan local content, pemerintah juga mengajak Jepang untuk mengembangkan angkutan pedesaan, yang disupport langsung industri otomotif Jepang.

Selain itu, pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Jepang mendorong sektor sumber daya manusia melalui vocational training. Konkretnya, tenaga ahli otomatif Indonesia dikirim ke Jepang untuk belajar dan memperoleh sertifikasi otomotif. Kerjasama vocational training ini tidak hanya bagi SMK tapi juga sekolah tinggi poli-tehnik.

"Bentuknya nanti intra company transfer. Mereka (Jepang) menyambut positif dan mendorong untuk menyediakan trainer," kata Airlangga. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya