Berita

Politik

Pilkada DKI Memanas, IPI Imbau Pesantren Jaga Persatuan

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 16:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan kesatuan bangsa dan jangan mudah terprovokasi oleh siapapun. Para pemimpin negeri ini juga diharapkan bisa bersama-sama menjaga ketentraman masyarakatnya.

"Ini sangat penting guna menghadapi Pilkada serentak dan era proxy war, dan kuncinya saat ini adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam keutuhan NKRI agar Indonesia maju, adil dan makmur," kata Ketua Umum Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), KH. Zaini Ahmad di Jakarta, Senin (17/10).

Dia menyebutkan, sangat memprihatinkan dan mengerikan bila negara Indonesia makin karut marut dan semakin suram dan perpecahan anak bangsa di mana-mana.


Alasan dia, bagaimanapun sebelum menjadi negara, Indonesia sudah mempunyai berbagai suku bangsa yang bersatu yang ditandai dengan Sumpah Pemuda yang bertekad hidup dalam kesatuan Nusantara.

Pengasuh Ponpes Al Ikhlas Pasuruan Jawa Timur ini menegaskan, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kata dia harus dimulai dari diri sendiri, keluarga serta lingkungan.

Dan kepada pondok-pondok pesantren di bawah naungan IPI dihimbau untuk istighozah berdoa pada Allah SWT mendoakan para ulama suhada' dan pejuang pejuang Indonesia untuk keselamatan Bangsa agar di selamatkan dari perpecahan.

Terutama bagi umat muslim dan kalangan pesantren DKI Jakarta, jangan hanya karena Pilkada, umat jadi tercerai berai. Warga Ibu Kota harus menjadi contoh.

"Jangan mudah termakan isu, jangan mudah tersesat, terutama warga ibu kota harus menjadi ikon menjadi contoh dari persatuan Indonesia. Mari kita kobarkan panji panji kemerdekaan dengan Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh," tutupnya‎.[zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya