Berita

Ignasius Jonan dan Presiden Joko Widodo/net

Politik

Jonan: Modal Saya Cuma Mantan Menteri

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 12:44 WIB | LAPORAN:

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru, Ignasius Jonan, berjanji untuk bekerja keras memimpin kementerian teknis tersebut meski tidak memiliki banyak pengetahuan detail soal energi atau Migas.

Dalam acara serah terima jabatan dengan Plt. Menteri ESDM, Luhut Panjaitan, di kantor Kementerian ESDM, Jonan yang didampingi Wakil Menteri ESDM yang juga baru, Arcandra Tahar, menegaskan bahwa tujuan besar Kementerian ESDM adalah menyediakan sumber energi yang terkandung di dalam tanah Indonesia sebesar-besarnya untuk kebaikan rakyat.

Capacity building
menjadi salah satu fokus Jonan di hari-hari mendatang. Mantan Menteri Perhubungan ini meminta jajarannya untuk bekerja dengan maksimal. Sebagai kementerian teknis, dia meminta semua pegawai Kementerian ESDM harus bekerja sesuai bidang yang dikuasai.


Untuk pembangunan sektor migas, ia cenderung ingin pembangunan yang inklusif atau terbuka bagi masyarakat. Contohnya, kilang gas di Arun dan Bontang yang tertutup bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut tidak boleh lagi terjadi ke depan khususnya dalam pembangunan Blok Masela dan East Natuna.

"Pembangunan yang tidak melibatkan masyarakat sudah ketinggalan zaman. Blok Masela misalnya, masyarakat harus dilibatkan," ucap Jonan saat memberikan pidato sebelum serah terima jabatan di gedung Menteri ESDM, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Senin (17/10).

Jonan menyadari, tugas besar lainnya sebagai Menteri ESDM adalah proyek listrik 35 GW, semua isu terkait Freeport, Newmont, revisi Peraturan Pemerintah 79/2010, dan revisi UU Minerba.

Johan berkomitmen untuk membawa perubahan di Kementerian ESDM seperti halnya membawa perubahan pada dua instansi besar yang pernah dipimpinnya, PT KAI dan Kementerian Perhubungan.

"Kita cari yang paling efektif dan efesien untuk rakyat. Saya pernah mengubah sesuatu, di sektor kereta api contohnya. Yang paling penting itu, pelayanan untuk customer-nya (masyarakat). Apa maunya mereka?" kata Jonan.

Ia juga memaklumi jika nantinya banyak orang di Kementerian ESDM dan di luar pemerintahan yang meragukan kapasitasnya di bidang energi dan sumber daya mineral.

"Modal saya cuma satu saat ini, mantan menteri," ucap Jonan dengan nada canda. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya