Berita

Foto: Istimewa

Politik

Bela Ahok, Nusron Wahid Melukai Perasaan Umat Islam

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 01:02 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akhir September lalu di hadapan masyarakat Kepulauan Seribu telah membuat resah Bangsa. Pernyataan yang mengutip Al Quran Surat Al Maidah 51 tersebut menjadi pintu masuk untuk dipidanakan.
rbicara pilih memilih.

"Kenapa? Karena tuntutan Umat Islam khususnya telah ‘berbukti’ bahwa peristiwa tersebut yang semula bermuatan hukum menjadi padat dengan kepentingan politiknya untuk Pilkada DKI mendatang,” terang Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN), Bob Hasan, SH, MH, dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/10).

Sikap politisi Golkar Nusron Wahid yang secara terang-terangan membela Ahok juga disayangkan. "Saya mengatakan seorang Nusron Wahid benar-benar rela sampai terlalu jauh mengupas Surat Al Maidah yang sesungguhnya tidak sama sekali sebagai substansi persoalan atas delik umum tersebut,” jelasnya.

Sikap politisi Golkar Nusron Wahid yang secara terang-terangan membela Ahok juga disayangkan. "Saya mengatakan seorang Nusron Wahid benar-benar rela sampai terlalu jauh mengupas Surat Al Maidah yang sesungguhnya tidak sama sekali sebagai substansi persoalan atas delik umum tersebut,” jelasnya.

Bob mengatakan kalimat Nusron yang mengatakan bahwa ulama ataupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak boleh menafsirkan Ayat Al-Qur’an sama sekali tidak berdasar.

"Itu merupakan pembelaan yang tidak mendasar dari persoalan dan justru melukai perasaan umat Islam lainnya,” terang Bob.

Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk tidak terpancing dengan propaganda yang dapat mengancam kesatuan tanah air, dan mengajak melihat kembali persoalan tersebut ke dalam perspektif hukum.

"Saya mengajak semua pihak untuk tidak terpancing dengan propangan yang dapat mengancam kesatuan tanah air, dan mengajak melihat kembali persoalan tersebut kedalam perspektif hukum. Dan andaikan Nusron tidak ngotot bela Ahok maka persoalan tersebut gak akan melebar kemana-mana” ujarnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya