Berita

Farouk Muhammad/NET

Hukum

Farouk Jabarkan Alasan Anggota DPD RI Ingin Jamin Irman Gusman

MINGGU, 16 OKTOBER 2016 | 16:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad menyebut bahwa niat sebagian senator untuk menjamin penangguhan penahanan Irman Gusman dilatari rasa kejanggalan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Kejanggalan pertama menurut Farouk, adalah status Direktur CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto sebagai penyuap merupakan tahanan Kota Padang yang bisa bebas berkeliaran.

"Ada yang terasa janggal di OTT, ini kok tahanan kota Padang bisa keliaran," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Menyoal Paket Kebijakan Reformasi Hukum Jokowi-JK' di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Minggu (16/10).


Selain itu, Farouk menjabarkan bahwa dalam OTT seharusnya ada empat unsur yang bertemu dalam satu waktu, yaitu penyuap, penerima suap, penyidik, dan uang yang digunakan untuk menyuap.

"Kemarin itu tidak, petugas datang ke rumah IG setelah secara terpisah ketemu dengan penyuap. Di rumah IG, si direktur nanya ke IG 'Pak mana uang yang tadi saya kasih buat beli mobil?'. Kan ini janggal, kalau dia nggak bilang kan dia nggak jadi penyuap?" jabarnya.

Sementara aksi menjamin penangguhan penahanan Irman Gusman oleh anggota DPD, disebut Farouk sebagai bagian empati sebagai seorang teman lama. Sayangnya, banyak media menyebut aksi ini sebagai tahan badan DPD untuk Irman Gusman.
 
"Intinya mereka (anggota DPD) menjamin IG biar nggak akan keluar negeri atau kabur. Ini kan bukan hal yang aneh," pungkasnya.[wid] 

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya