Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Ultah Untuk Pendiri PDI Perjuangan

SABTU, 15 OKTOBER 2016 | 23:42 WIB | LAPORAN:

. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 politikus senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, berlangsung sangat meriah. Di antara sekitar 600 hadirin, hadir nama-nama beken dari lintas profesi dan latarbelakang.

Diantaranya hadir mantan Ibu Negara Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, mantan Ketua DPR yang juga politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menkum HAM Yasonna Laoly, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi dan Wakapolri Komjen Syafruddin.

Hadir juga Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama, pengusaha Chairul Tandjung serta anggota DPR seperti Ruhut Sitompul dan Nico Siahaan. Hadir pula cendekiawan Yudi Latif dan pengamat politik Muhammad Qodari.


Hal menarik adalah rekaman dari Presiden Joko Widodo. Dalam video yang tertulis dari Sekretariat Negara tersebut, Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada Sabam. Hubungan Jokowi dengan Sabam memang dikenal cukup lama. Sabam pernah jadi jurukampanye saat Jokowi maju sebagai calon Walikota Solo. Sabam juga ikut terlibat dalam mendorong Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta, dan mendukung penuh saat Jokowi menjadi Capres.

"Selamat Ulang Tahun Pak Sabam, semoga terus sehat dan berkarya untuk bangsa dan negara," kata Jokowi, dalam video yang diputar di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (15/10).

Sementara itu, para tokoh yang hadir memberikan testimoni. Sinta Nuriyah misalnya mengaku wajib hadir di perayaan HUT ke-80 Sabam Sirait sebab suaminya Gus Dur bersahabat dekat dengan sesepuh dan pendiri PDI Perjuangan itu. Sinta mengenang, agama tidak menjadi pembeda Gus Dur dan Sabam dalam menjalani persahabatan.
 
"Meski berbeda agama, keduanya dipertemukan dalam memperjuangkan demokrasi kebangsaan dan nasionalisme,” kata Sinta.

Mantan Ketua DPR, Akbar Tandjung, juga mengagumi Sabam sebagai seniornya di aktivis mahasiswa Cipayung. Bagi Akbar, terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden ke-5 juga tak lepas dari peran Sabam. Bagi Akbar, Sabam adalah tokoh penting dalam fusi sejumlah partai nasionalis menjadi PDI pada 1973.

"Saya akan belajar dari pengalaman yang Bang Sabam lakukan," kata Akbar.

Putera tertua Sabam, Maruarar Sirait, mengucapkan terimakasih atas kehadiran sejumlah tokoh dan ratusan hadirin. Ia mengatakan bahwa sang ayah sudah mewariskan nama baik yang harus selalu dijaga.

"Saya belajar konsistensi dari Pak Sabam," demikian Maruarar. [ysa]
 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya